0

Random Love Story #2: How I Met Your (Soon to Be) Father

RANDOM LOVE STORY 02

Hei! Ketemu lagi ya sama aku di unggahan yang satu ini. Kamu tahu nggak sih ada sitkom luar negeri sana yang namanya How I Met Your Mother? Nah. Aku mau bikin juga. Hehe. Agak komedi juga sih, mengingat pertemuan pertama antara aku dan kamu yang bener-bener kayak kids jaman now, padahal kita adalah pasangan yang kekunoan—gak kekinian sama sekali.

Jadi… Motivasinya bikin ini apa? Kalau menjawab pertanyaan anak-anak kita kelak, kayaknya judulnya kurang pas ya? Kamu pasti udah fix jadi ayah dari anak-anakku. Tapi di judul masih calon tuh, masih soon to be. Jadi, ini aku menjawab pertanyaan siapa ya? Boleh kah aku menjawab pertanyaan orang-orang yang penasaran di luar sana?

Oke kuanggap boleh. How i met your (soon to be) father, dear? Media sosial. Mau ketawa? Silakan. Memang se-jaman now itu proses aku dan kamu bertemu pertama kalinya dan saling mengenal nama, bukan? Aku juga heran, darimana kamu bisa menemukan akunku di dunia maya itu. Aku juga heran, mengapa tiba-tiba kamu meng-klik tombol follow itu. Aku juga heran, mengapa tiba-tiba kamu membalas semua statusku. Kamu siapa sih?

Baca lebih lanjut

Iklan
0

Liputan Pinasthika Creative Festival XVIII 2017

Sabtu, 16 Desember 2017 bisa jadi menjadi hari yang super menyenangkan buatku. Hari itu adalah hari kedua Pinasthika Creative Festival XVIII 2017 dimana ada menu Creative Seminar dan aku bertugas untuk liputan. Heheu. Kali ini bukan liputan dari JIZ FM, tapi dari KRJogja.com. Dimana aku berkewajiban untuk menulis berita, gak cuma posting-posting instastories atau media sosial aja. Hoho. Jadi setelah sekian lama vakum nulis, aku harus nulis lagi. Heuheu.

Jadi kemarin yang aku tulis adalah sesi seminar yang diawali dengan presentasi finalis Adstudent, dilanjut temu juri dari kategori Graphic Designer, Young Graphic Designer, juri Baskara, dan juri Bawana. Nah, setelah presentasinya kelar dan acara temu jurinya juga udah kelar, langsung deh masuk ke seminar. Dimulai dari seminar yang diisi oleh mbak Lucy Novita dari Kaskus, terus mas Diki Satya dari Go-Jek Indonesia.

Selain itu ada juga seminar yang diisi oleh founder dari Brodo dan Warunk Upnormal. Tapi keduanya itu bukan jatahku sih yang liputan. Jadi aku duduk manis aja nonton seminarnya. Wkwkwk. Dilanjut sesi terakhir itu sesinya Mr. Chow Kok Keong dari Hakuhodo Indonesia. Ngasih materinya pake bahasa Inggris, dan aku kejatah liputan lagi :”D Jadilah aku kudu pasang telinga ekstra karena bahasa inggrisnya agak aksen Tiongkok-Singapore gitu. Pelan sih ngomongnya, tapi ada beberapa kata yang seems unclear. Untungnya aku masih paham beliau ngomong apa. Wkwk.

Yang jelas, i was super happy. Setelah sekian lama ga nulis, ga nyangka banget tiba-tiba bisa langsung menghasilkan 7 tulisan :’)

Boleh langsung dibaca di link di bawah ini~ Tapi maaf ya kalo tulisannya jelek:’) Ada dua beritanya yg typo juga:’) hehe

Berita Pertama: Presentasi finalis Adstudent

Berita Kedua: Pembukaan Creative Seminar

Berita Ketiga: Temu Juri Graphic Design

Berita Keempat: Seminar Lucy Novita (Kaskus)

Berita Kelima: Seminar Diki Satya (Go-Jek Indonesia)

Berita Keenam: Temu Juri Baskara Bawana

Berita Ketujuh: Seminar Mr. Chow Kok Keong (Hakuhodo Indonesia)

0

Dream Wedding?

Garden. Flowers as the decoration. A hand bouquet full of roses. Simple and elegant dress or modern kebaya. An elegant tuxedo. Pop-jazz music. One simple traditional dance for opening of the party. Kira-kira itu beberapa gambaran kalau ditanya soal dream wedding. Oh! Satu lagi. Tamu. Aku hanya mau bersalaman dengan orang-orang yang aku kenal atau (calon) suamiku kenal. Dengan kata lain, aku paling malas untuk beramah tamah dengan orang-orang yang tidak begitu kukenal di acara sepenting itu dalam hidupku.

Yap. Menikah adalah satu hal yang penting. Satu titik terpenting dalam hidup manusia, kurasa. Mengutip dari novel Critical Eleven milik Ika Natassa, menikah itu seperti menyeberang melewati jembatan, kemudian jembatannya dibakar. There’s no way back. Tidak ada jalan kembali menuju kehidupan sebelum kamu menikah. Bagiku, menikah adalah suatu hal yang sakral dan hanya akan terjadi sekali dalam hidupku. Menikah juga tidak semudah berkata “yes i do” ketika pria idamanmu memintamu menjadi teman hidupnya selamanya.

Baca lebih lanjut

0

Random Love Story #1: Kamu Tak Pernah Ada dalam Rencanaku

RANDOM LOVE STORY 01Aku adalah tipe orang yang suka merencanakan segala sesuatu. Ketika terbangun dari tidurku, otakku ini otomatis memproses segala rancangan rencana setidaknya untuk sehari saja. Makanya, aku sangat benci dengan orang yang tidak pasti dalam berjanji karena itu sangat sangat merusak rencana. Dan aku sangat benci ketika rencanaku dirusak.

Baca lebih lanjut

0

Explore Malaysia Part 6: Kembali ke Tanah Air dengan Bahagia~

Akhirnya~ Tulisan pamungkas dari seri explore Malaysia terbit juga. Setelah berkutat dengan proposal skripsi yang rasanya gak jadi-jadi… Daripada saya stress sendiri. Mending nulis lainnya dulu deh. Melunasi hutang cerita jugak, karena hari terakhir gak kalah serunya. Heuheuheu.

Sabtu, 3 Desember 2016 adalah hari terakhir kami di Malaysia alias hari kepulangan ke Indonesia. Pesawatnya sore sih sebenernya, flight jam 15.15 dari KLIA2. Tapi… Dari malemnya kami udah hectic packing dan sebagainya, sampai pagi pun masih beres-beres beberapa barang. Sebagai seorang cewek, aku patut jumawa karena barang bawaanku nggak banyak. Huahahaha~ Meskipun aku ngerasa pas berangkat tuh bawaanku udah buanyaaaak bianget di koper. Eh, taunya~ 85% oleh-olehnya muat masuk situ:’) 15% sisanya masuk di tas belanjaan coklat di Chocolate Boutique di Central Market kemarinnya yang tasnya tuh bagus banget jadi gak malu gitu mau nenteng-nenteng wkwk.

Oknum dengan barang bawaan terbanyak adalah…

Baca lebih lanjut

0

Explore Malaysia Part 5: Pusing-Pusing Sebentar di Kuala Lumpur

Setelah hiatus sangaaaaaat lama karena harus KKN dan sebagainya, dengan cerita explore malaysia yang nanggung dan belum terselesaikan. Akhirnya saya kembali!! Yihiiiii~

Kali ini aku bakal cerita tentang hari kelima di Malaysia yang udah terjadi hampir setahun yang lalu yaitu pada hari Jumat, 2 Desember 2016. Ceritanya waktu itu, dosen-dosen kami akan silaturahmi ke rumah seorang guru besar Sastra Melayu dari Universiti Kebangsaan Malaysia. Namun sebagai anak muda, kami-kami ini ingin main saja. Hehe~ Dan rasanya, kurang afdol kalau ke Malaysia tapi nggak ke Kuala Lumpur dan berfoto di depan Petronas Twin Towers. Jadi, akhirnya Prof Sharif pun meminta tolong salah satu mahasiswanya yaitu Bang Riduan untuk mengantar kami berempat dari Kajang ke Kuala Lumpur.

Baca lebih lanjut

0

Explore Malaysia Part 3: Exploring Universiti Putra Malaysia Plus Finally We Got Time to Rest!

Halo halo!! Apa kabar?? Sehat?? Masih liburan?? Masih bahagia?? 😀 hehe

Selamat datang lagi di The Raw Diamond edisi EXPLORE MALAYSIA 😀 😀

Part 3 gengs! Artinya, saatnya aku cerita hari ketigaku di Malaysia yaitu pada hari Rabu, 30 November 2016. So, let’s start the story!

Di hari ketiga ini, finally aku sarapan pake mie instan. Ahaha. Gitu aja finally ye? :’D Aku bikin Indomie Cup hasil beli kemarin waktu malem-malem di 7Eleven, dan menyadari kalo logistik kami buat sarapan kian menipis. Haduh:’) Akhirnya, setelah sarapan dan mandi dan siap-siap dan dandan cantik #aseek kami berempat plus dosen berempat pun dijemput pakai mobil van kampus itu. Hari Rabu ini, saatnya dosen-dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada buat diskusi, sharing, dan studi banding dengan pensyarah-pensyarah (dosen-dosen, Bahasa Melayu-red) dari Sastra Melayu Fakulti Bahasa Moderen dan Komunikasi Universiti Putra Malaysia. Kita dijemput sekitar jam 8an gitu deh…

Akhirnya, kita sampai di kampus FBMK UPM sekitar jam 9an kurang dan dosen-dosen langsung masuk ruang ISO untuk berdiskusi. Sementara itu, kak Asma, kak Sal dan kawan-kawannya (ada banyak banget jadi lupa siapa aja:’)) hehe) sudah siap buat mengantar kami keliling kampus. Tapi, sebelum itu si Zakiy kan emang gaboleh telat makan. Jadilah kita sarapan dulu di kantinnya FBMK UPM. Pagi itu, karena aku udah lumayan kenyang akhirnya aku cuma sarapan mie di kantin kampus. Mie kuning yang agak pedes gitu tambah bihun yang super enak plus air mineral ukuran kecil sekitar 330ml itu. Dan aku… Cuma habis… 2,5RM!!! Alamak! Sekitar 7-8ribu rupiah saja!! :’) Betapa bahagianyaa huhu :’D

Baca lebih lanjut