0

Finally Sarjana Ilmu Politik #2: A to Z Wisuda (Step by Step dan Wisuda 101)

Hi! Welcome back 😉

Kali ini mau melanjutkan part 2 dari posting yang kemaren~ Sebenernya gak bener-bener nyambung sih. Karena artikel kemaren kan lebih tentang bayar berapa dan dapet apa aja, nah kali ini aku mau sharing tentang step by step menuju-saat-dan-pasca wisuda (baik yang wajib maupun yang kondisional) sekaligus kemarin sempet bikin highlights di instagramku tentang Wisuda 101 dari suhu @herniohoetomo yang juga akan aku rangkum disini~

Jadi sebenernya wajib baca part 1-nya gak sih biar ngerti part 2-nya?

Nggak sih~ Tapiii aku saranin baca, biar tahu dapetnya apa aja dan kira-kira abis duit berapa :p Yang belom baca dan mau baca part 1 dulu… Silakan klik disini.

Sudah? Now, let’s go to the list!

Baca lebih lanjut

Iklan
1

Finally Sarjana Ilmu Politik #Part1: Habis-Duit-Berapa dan Dapet-Apa

Halo, semuanya~

Sehari setelah wisuda, aku sempat bikin polling di Instagram gitu… Intinya aku pengen bikin artikel tentang serba serbi wisuda, mulai dari abis duit berapa sampe kayak gimana jalan cerita prosesi perwisudaannya. Kalo menurut polling sih bakal banyak yg mau baca :p So… Semoga artikel ini beneran banyak yg baca yaak heheh.

Jadi… Setelah aku mengurus yudisium seperti yang sudah kuceritain di artikel sebelumnya, aku harus daftar yang namanya wisuda. Alur pendaftaran wisuda dllsb-nya udah kuceritain disitu juga, termasuk pembayarannya yaitu sebesar IDR 375k bagi angkatan 2013 ke bawah (yang mulai bayar UKT). Duit segitu dapet apa aja sih? Kira-kira dapetnya seperti ini:

Universitas:

  • Samir dengan warna berbeda tiap fakultas
  • Selempang cumlaude (bagi yg cumlaude)
  • Pin Kagama
  • Toga (jubah dan topinya)–> hanya dipinjamkan
  • Snack berat untuk 3 orang
  • Undangan masuk GSP (Wisuda Universitas) untuk 2 orang
  • Foto tercetak ketika menerima ijazah dari dekan (2 lembar foto)
  • CD Biodata Wisudawan/wati
  • Kabar Alumni (semacam majalah gitu)
  • Ijazah

Fakultas (FISIPOL sih yang aku tau):

  • Dasi kupu-kupu (bagi yg cowok)
  • Transkrip Nilai
  • Majalah Kagama
  • Sertifikat cumlaude (bagi yg cumlaude)
  • Kenang-kenangan dari FISIPOL (semacem kayak patung gitu, ada nama masing-masing wisudawan/wati)–> bagi yg tidak cumlaude warna patungnya putih, diplastik, ada bunga mawarnya gitu; bagi yg cumlaude warnanya emas, ngga diplastik, ga ada bunganya, tapi penyerahannya dipanggil satu-satu ke depan gitu (ps: patung w udah patah, bahannya dari akrilik gt keknya, dan dalemnya kopong-kosong, ga ada penyangga yg kokoh, sedih akutu bahannya jelek :’) sorry FISIPOL if it’s hurting but it’s true i’m so sad :’(()
  • Konsumsi untuk 3 orang–> kalo di FISIPOL modelnya kayak prasmanan gubuk-gubuk gitu, kemaren aku ada bakso, empal gentong, sate lontong, nasi liwet, minumnya ada air putih, jus jambu, dll (tapi aku cuma ngerasain bakso doang karena abis acara banyak temen-temen yg dtg dan aku ga sempat makan huhu :’))–> tapi kemaren aku berhasil menyelundupkan adekku sih habis acara hahaha~

Intinya… 375ribu-ku yang berharga kemarin dapetnya itu semua. Nah selain pengeluaran pokok yang wajib bin fardu ‘ain ini, ada juga beberapa pengeluaran kondisional yang mungkin berbeda-beda tiap orangnya. Pengeluaran kondisional ini adalah make up wisuda, outfit wisuda, hair do/hijab buat wisuda, dokumentasi wisuda, dan transport saat wisuda. Nah versiku ini tentu berbeda dengan versi lelaki yang lebih simple (gaperlu make up sama hairdo, pun outfit juga lebih gampang), dan bahkan sama perempuan aja beda… Jadi kira-kira seperti ini lah ‘pengeluaran kondisional’ ala Erwita:

Baca lebih lanjut

2

Cerita (Menjadi) Sarjana Ilmu Politik yang Padahal Kuliahnya Komunikasi

Hai!

Kita ketemu lagi di cerita terbaru di sini tentang sebuah cerita menuju sarjana, dengan fokus utama ngerjain skripsi. Ngerjain skripsi adalah sebuah hal yang pasti akan terjadi, terutama buat kamu yang sekarang lagi mencicipi nikmat—dan getir—nya dunia perkuliahan. Beruntungnya tanggal 13 Juli 2018 yang lalu, akhirnya aku berhasil melewati semuanya dengan hasil yang buatku pribadi memuaskan. So, if you’re now wondering, gimana sih ngerjain skripsi itu? Enak gak? Nyari datanya susah gak? Rasanya pendadaran gimana? Ngurus yudisium ribet ya? Wah enak tinggal wisuda aja ya berarti abis pendadaran? Well… Let’s read my super long story :’)

Baca lebih lanjut

0

#WitakMasPikSeriusan – Sebut Saja Lamaran (and How We Met Story)

Hi! Welcome back to my page 😀

Setelah kemarin sharing tentang Lebaran Looks, kali ini aku mau sharing hal yang lain. Hehehe. So, if you’re following my instagram account, then you must be know that I’ve done something big in my life. But if you’re not, then i’d love to share my story here. Boleh ya?

IMG-20180624-WA0002

Ini foto diambil pas udah mau balik wkwk~ Apa hayoo?

Sebelum ke cerita lamaran kali ya. Mungkin ada beberapa yang penasaran, dari mana sih ketemu manusia satu itu? Wkwk. Kalo kamu baca series yang Random Love Story, yaaaaa itu sebenarnya adalah fiksi yang terinspirasi dari fakta aku sama mas Lutfi. Hehe. Kita beneran ketemu lewat media sosial, lebih tepatnya instagram. Kali itu aku cuma heran, “ini orang siapa sih, bales-balesin instastory mulu, dengerin aku siaran pula, hadeh,” sampai akhirnya aku kepo. Hahahaha. Karena kesamaan almamater (tapi ternyata sama almamaternya pas doi S2 aja), sama-sama anak FISIPOL UGM (meskipun doi Hubungan Internasional dan aku Komunikasi), akhirnya saling follow.

Baca lebih lanjut

1

Lebaran Look Anti-Mahal 2018: Sebuwa Bedah Outfit dan Review Make Up

Hi!

Setelah berjuta-juta tahun nggak bikin posting tentang apapun di blog yang membuatnya menjadi sebuwa blog mati suri, akhirnya aku kembali, gaes! Di bulan Juni, pasca lebaran, pasca umur nambah jadi 22 tahun juga (tepatnya sih seminggu yang lalu nambah umurnya hehe). Nah, karena nambah umur, gatau kenapa nih ya jadi berasa makin ingin menghemat pengeluaran begitu. Dasarnya juga emang dari dulu males beli-beli baju baru gitu sih. Cuma ya gimana, nambah usia tuh semakin ingin terlihat syantiq tapi semakin ogah keluar duit. Iya gak sih?

Nah kali ini, sebelum aku mau sharing soal Lebaran Look tahun 1439 H alias 2018 alias tahun ini versiku (yang sebenernya gak hitz hitz amat, gak fancy fancy amat, tapi at least aku puas), me and my little family wanna say: Happy Eid Mubarak! Selamat Idul Fitri untuk semua pembaca 😀 Mohon maaf lahir dan batin yaaa kalau-kalau yang baca ini ada yang mengenal saya atau ibuk saya atau adek lelaki saya secara personal. Selamat berlebaran, berliburan, dan berkumpul bersama keluarga, sanak sudara, dan handai taulan. Serta bersama orang-orang tersayang tentunya. Hehe.

IMG_20180615_121031_629[1]

Mohon maaf lahir & batin dari kami gaes ehehehe

Lanjoot! Mulai dari mana dulu neh enaknyaa?

Baca lebih lanjut

1

Random Love Story #2: How I Met Your (Soon to Be) Father

RANDOM LOVE STORY 02

Hei! Ketemu lagi ya sama aku di unggahan yang satu ini. Kamu tahu nggak sih ada sitkom luar negeri sana yang namanya How I Met Your Mother? Nah. Aku mau bikin juga. Hehe. Agak komedi juga sih, mengingat pertemuan pertama antara aku dan kamu yang bener-bener kayak kids jaman now, padahal kita adalah pasangan yang kekunoan—gak kekinian sama sekali.

Jadi… Motivasinya bikin ini apa? Kalau menjawab pertanyaan anak-anak kita kelak, kayaknya judulnya kurang pas ya? Kamu pasti udah fix jadi ayah dari anak-anakku. Tapi di judul masih calon tuh, masih soon to be. Jadi, ini aku menjawab pertanyaan siapa ya? Boleh kah aku menjawab pertanyaan orang-orang yang penasaran di luar sana?

Oke kuanggap boleh. How i met your (soon to be) father, dear? Media sosial. Mau ketawa? Silakan. Memang se-jaman now itu proses aku dan kamu bertemu pertama kalinya dan saling mengenal nama, bukan? Aku juga heran, darimana kamu bisa menemukan akunku di dunia maya itu. Aku juga heran, mengapa tiba-tiba kamu meng-klik tombol follow itu. Aku juga heran, mengapa tiba-tiba kamu membalas semua statusku. Kamu siapa sih?

Baca lebih lanjut

0

Liputan Pinasthika Creative Festival XVIII 2017

Sabtu, 16 Desember 2017 bisa jadi menjadi hari yang super menyenangkan buatku. Hari itu adalah hari kedua Pinasthika Creative Festival XVIII 2017 dimana ada menu Creative Seminar dan aku bertugas untuk liputan. Heheu. Kali ini bukan liputan dari JIZ FM, tapi dari KRJogja.com. Dimana aku berkewajiban untuk menulis berita, gak cuma posting-posting instastories atau media sosial aja. Hoho. Jadi setelah sekian lama vakum nulis, aku harus nulis lagi. Heuheu.

Jadi kemarin yang aku tulis adalah sesi seminar yang diawali dengan presentasi finalis Adstudent, dilanjut temu juri dari kategori Graphic Designer, Young Graphic Designer, juri Baskara, dan juri Bawana. Nah, setelah presentasinya kelar dan acara temu jurinya juga udah kelar, langsung deh masuk ke seminar. Dimulai dari seminar yang diisi oleh mbak Lucy Novita dari Kaskus, terus mas Diki Satya dari Go-Jek Indonesia.

Selain itu ada juga seminar yang diisi oleh founder dari Brodo dan Warunk Upnormal. Tapi keduanya itu bukan jatahku sih yang liputan. Jadi aku duduk manis aja nonton seminarnya. Wkwkwk. Dilanjut sesi terakhir itu sesinya Mr. Chow Kok Keong dari Hakuhodo Indonesia. Ngasih materinya pake bahasa Inggris, dan aku kejatah liputan lagi :”D Jadilah aku kudu pasang telinga ekstra karena bahasa inggrisnya agak aksen Tiongkok-Singapore gitu. Pelan sih ngomongnya, tapi ada beberapa kata yang seems unclear. Untungnya aku masih paham beliau ngomong apa. Wkwk.

Yang jelas, i was super happy. Setelah sekian lama ga nulis, ga nyangka banget tiba-tiba bisa langsung menghasilkan 7 tulisan :’)

Boleh langsung dibaca di link di bawah ini~ Tapi maaf ya kalo tulisannya jelek:’) Ada dua beritanya yg typo juga:’) hehe

Berita Pertama: Presentasi finalis Adstudent

Berita Kedua: Pembukaan Creative Seminar

Berita Ketiga: Temu Juri Graphic Design

Berita Keempat: Seminar Lucy Novita (Kaskus)

Berita Kelima: Seminar Diki Satya (Go-Jek Indonesia)

Berita Keenam: Temu Juri Baskara Bawana

Berita Ketujuh: Seminar Mr. Chow Kok Keong (Hakuhodo Indonesia)