0

D-4: Kata Orang…

Tuhan…
Kata orang saya jalang
Berlalu lalang dengan semua orang
Beriringan berjalan dengan semua orang

Tuhan…
Kata orang saya kampungan
Tak pernah ikuti trend masa kini
Tak pernah nongki dini hari

Tuhan…
Kata orang saya jahat
Berbicara semau saya
Berkata-kata menusuk di depan muka

Tapi Tuhan…
Mendingan yang mana?

Haruskah saya berjalan hanya dengan satu orang padahal saya memang ingin berteman?
Haruskah saya berkeliaran di pagi buta dan melanggar norma?
Haruskah saya berbicara manis di depan dan menusuk di belakang?

Tapi Tuhan…
Mendingan yang mana?

Iklan
0

Sajak Kusam di Tanah Kelam

Inilah sajak kusam di tanah kelam…

Ketika mentari hanya tersenyum masam

Pun rembulan tiada menyinari malam

Pun dian tak menyuntik pelita di kala temaram

 

Inilah sajak kusam di tanah kelam…

Dengan sudut pandang pertama

Namun kau tokoh utamanya

 

Inilah sajak kusam di tanah kelam…

Ketika pelangi terus muram

Ketika hujan terus menggerus malam

Ketika bisikan angin hanya terdiam

 

Karena ini hanyalah sebuah sajak kusam…

Dengan kita yang bermain dalam diorama

Berskenario serba tiba-tiba

 

Karena ini hanyalah sebuah sajak kusam…

Sajak usang dengan cerita lama

Cerita lama yang hanya angan semata

Angan yang tak kunjung jadi nyata

 

Karena ini hanyalah tanah kelam…

Yang penuh tanya tanpa jeda

Yang tak satupun dari kita tahu kelanjutannya

 

Karena ini hanyalah tanah kelam…

Dengan lembaran buram bernama kita

Dengan kita yang semakin menua

Tanpa tahu dermaga terakhirnya

 

Karena inilah sajak kusam di tanah kelam…

Yogyakarta, 15 Maret 2013

Erwita D. Hutami

0

Ikatan

Aku kecil…

Di dunia ini, aku lah yang terkecil…

Pun dirimu yang tak besar

Karena kita hanyalah partikel di hadapan-Nya

 

Sungguh tak stabil bila kusendiri

Tak kubentuk aturan duplet maupun oktet

Karena aku bukan unsur gas mulia

Yang tak peduli meski harus sendiri

 

Aku ingin berikatan kovalen denganmu

Tak perlu kovalen polar yang berpasangan elektron bebas

Cukuplah kovalen non-polar hingga tiada pasangan elektron menari

Hingga tiada muatan kecil yang bereaksi

 

Aku ingin berikatan kovalen denganmu

Bukan kovalen koordinat yang hanya memberikan tanpa menerima

Bukan kovalen koordinat yang hanya menerima tanpa memberikan

Bukan kovalen koordinat yang bertepuk sebelah tangan

 

Aku ingin berikatan kovalen denganmu

Tak seperti ikatan ion yang hanya saling serah terima

Namun kita lah kovalen yang saling menggunakan bersama

 

Aku ingin berikatan kovalen denganmu

Tak perlu ikatan hidrogen yang bertitik didih tinggi

Meski ia ikatan kimia terkuat yang kita punya

Pun ia mudah berikatan dengan FON lainnya…

 

Karena aku bukanlah golongan satu A

Dan kau bukanlah golongan tujuh A

Karena aku bukanlah golongan dua A

Dan kau bukanlah golongan enam A

Karena aku bukanlah Hidrogen

Dan kau bukan salah satu dari FON

 

Karena aku hanyalah setitik partikel kecil…

Yang hanya ingin berikatan denganmu…

Yogyakarta, 13 Maret 2014

Erwita D. Hutami