0

#27 Haircut

Kata orang, potong rambut itu salah satu cara buat buang sial.

Nah!

Kebetulan banget. Gadis yang kuikuti ini agaknya sedang banyak kesialan. Atau mungkin sekedar pressure dan kelelahan yang mengakibatkan kesialan? Bisa jadi.

Pasalnya…

Tiba-tiba gadis itu potong rambut kemarin.

Jadi segini:

So, what do you think? πŸ™‚

Iklan
0

#26 Ahok Ditahan?

Ahok Ditahan.

Dua kata yang lagi hits banget nih di bumi! Bikin rame berita dimana-mana.

Hmm…

Tenang. Posting ini tidak akan pro-Ahok atau kontra-Ahok.

Disini, aku hanya melihat orang-orang yang berkecimpung di dunia yang sama dengan gadis yang kuikuti. Dunia media.

Entah… Aku hanya ingin berkata…

Seneng ya dapet banyak bahan berita? πŸ™‚

0

#22 #23 #24 #InginMisuh Hehe

Pagi pagi…. Luvia baru menyadari sudah dua hari tidak menulis:’) Kena kapak deh:’) 40ribu melayang deh:’)

Habisnya… Keasyikan ngikutin gadis yang satu ini jadi lupa laporan:(

Kalo gitu… Laporannya aku rapel ya? πŸ˜‚

Hari ke 22 gadis itu sibuk pentas menari~ Aku sibuk mengikutinya. Jadi lupa kan mau laporan?

Hari ke 23 gadis itu rapat KKN dilanjut siaran sampe malem. Aku? Sibuk mengikutinya sembari nonton drama Korea berjudul Descendents of The Sun. Drama yang udah cukup lama sih tapi aku nonton lagi. Hasilnya?

Lupa lagi laporan:(

Hari ini… Hari ke 24…

Rasanya Luvia ingin misuh saja. Kzl deh lupa gak laporan.

Kira-kira, pas balik Jonggring Saloka aku dapet hukuman apa ya??

0

#20 Eh! Udah Hari Ke-20?

Waw!

Nggak kerasa udah 20 Hari Luvia di Bumi! Yeyeyey! Bentar lagi tugas sakti ini akan berakhir. Yey!

Antara seneng, karena bentar lagi bakal balik ke Jonggring Saloka. Tapi sedih juga, masih banyak yang harus kueksplorasi di bumi. Ah. Enaknya gimana ya?

Aku mulai menikmati menjadi penduduk bumi juga. Lihat deh gaya bahasaku mulai berubah kan ya? Dewi Supraba pasti menyadarinya. Hehe.

Selama dua puluh hari ini, banyak hal yang kualami terkait kehidupan manusia disini. Segala bahagia hingga nestapa. Mulai dari menari, sampai nugas dini hari. Ah pokoknya gadis yang kuikuti ini punya segudang kegiatan yang menyenangkan.

Jadi, tinggal 11 hari lagi aku akan berada disini.

Hmm…

Tunggu ceritaku lainnya lagi ya?

Aku mau melihat gadis-gadis yang menari.

0

#19 Lunch di Hotel Bintang 4 Bayar 50k Aja?

Siapa bilang makan di hotel itu mahal?

Hari ini, gadis yang kuikuti ceritanya ditraktir teman satu gengnya makan siang di hotel bintang 4. Nama hotelnya adalah Platinum Hotel Adisucipto Yogyakarta. Seperti namanya, lokasinya emang dekeeeeeeet banget sama Bandara Adisucipto. Dari kampus, mereka bertiga memesan Go-Car sebuah ‘taksi online’ yang mengantarkan mereka membelah macetnya Jalan Solo hanya dengan membayar 24k saja dengan Go-Pay. Yeay!

Lanjut, begitu sampai di lokasi mereka langsung disambut front officer yang ramah. Langsung saja mereka ke Palladium Restaurant untuk lunch syantiq disana, hanya dengan membayar 50k nett/pax. Karena…

Hari ini adalah Rabu. Rabu ini di Platinum Hotel memang ada Rebo Rolasan dimana setiap jam 12.00-14.00 cukup dengan 50ribu saja udah all you can eat. Menu hari ini pun cukup menyenangkan. Yang paling enak sih ikan fillet asam manisnya sama mie Singapore-nya. Beuhhh top markotop!!!

Terus… Terus…

Puding cokelatnya oke banget. Salad buahnya mantap anjay. Terus mini pastry-nya enak. Red velvetnya itu lho…. two thumbs up! Sukak.

Intinya hari ini sesosok Luvia yang ‘numpang makan’ bersama gadis yang kuikuti ini menemukan kebahagiaan makan 50ribu saja di hotel bintang 4.

Mau?

Dateng aja setiap Rabu πŸ™‚