0

Dream Wedding?

Garden. Flowers as the decoration. A hand bouquet full of roses. Simple and elegant dress or modern kebaya. An elegant tuxedo. Pop-jazz music. One simple traditional dance for opening of the party. Kira-kira itu beberapa gambaran kalau ditanya soal dream wedding. Oh! Satu lagi. Tamu. Aku hanya mau bersalaman dengan orang-orang yang aku kenal atau (calon) suamiku kenal. Dengan kata lain, aku paling malas untuk beramah tamah dengan orang-orang yang tidak begitu kukenal di acara sepenting itu dalam hidupku.

Yap. Menikah adalah satu hal yang penting. Satu titik terpenting dalam hidup manusia, kurasa. Mengutip dari novel Critical Eleven milik Ika Natassa, menikah itu seperti menyeberang melewati jembatan, kemudian jembatannya dibakar. There’s no way back. Tidak ada jalan kembali menuju kehidupan sebelum kamu menikah. Bagiku, menikah adalah suatu hal yang sakral dan hanya akan terjadi sekali dalam hidupku. Menikah juga tidak semudah berkata β€œyes i do” ketika pria idamanmu memintamu menjadi teman hidupnya selamanya.

Baca lebih lanjut

Iklan
0

Random Love Story #1: Kamu Tak Pernah Ada dalam Rencanaku

RANDOM LOVE STORY 01Aku adalah tipe orang yang suka merencanakan segala sesuatu. Ketika terbangun dari tidurku, otakku ini otomatis memproses segala rancangan rencana setidaknya untuk sehari saja. Makanya, aku sangat benci dengan orang yang tidak pasti dalam berjanji karena itu sangat sangat merusak rencana. Dan aku sangat benci ketika rencanaku dirusak.

Baca lebih lanjut