The Philatelist and Money Collector

Selamat apa-saja dan selamat kapan-saja!

Tulisan ini adalah versi lengkap salah satu answer di akun media sosial ask.fm milikku. Ada seseorang yang bertanya tentang hobi lainku selain menari. Dan kujawab: FILATELI serta mengumpulkan uang baik mata uang Indonesia jaman baheula sampai agak baru atau mata uang asing.

This secret hobby began when I was in Elementary School.
Yep. Pas aku masih SD, masih ingusan pake seragam putih-merah, eh berani-beraninya gaya sok jadi filatelis. Akhirnya, hobi ini bener-bener cuma jadi secret hobby *tentunya sebelum aku publish di posting ini* yang terlantar dan terabaikan serta terlupakan.

But, thanks God!
Selama entah beberapa tahun ini aku berhasil mengumpulkan perangko-perangko Indonesia jaman tahun lama banget, sampai beberapa perangko luar negeri.
Some of my Indonesia stamps collections are:
1. Beraneka jenis perangko seri Presiden Soeharto seharga 40 (2 buah); 50 (1 buah th tidak diketahui, 1 buah th 1986 dan 4 buah th 1980); 55 th 1983, 75 th 1980; 100 (2 buah th tidak diketahui, 1 buah th 1980, dan 1 buah th 1986); 110 tahun 1983; 200 th 1989; 12 buah perangko seharga 250 th 1982; 350 th 1985 6 buah; 400 sebanyak 3 buah; 500 th 1983; 700 th 1990.
2. Perangko dg gambar alat musik 4,- tahun 1967
3. Seri Pelita bergambar masjid 5,-
4. Seri Pelita 15,- 2 buah
5. Seri Pelita 20,- 2 buah
6. Seri Pelita 25,- 3 buah
7. Seri Pelita 50,-
8. Seri Pelita 60,- tahun 1979 4 buah
9. Seri Pelita V 75,- 4 buah
10. Seri Pemilu 1992 75,- 2 buah
11. Bahaya merokok 90,- th 1991
12. Jamnas 100,- th 1986 3 buah
13. Pakaian pengantin Jawa Tengah 100,- th 1990
14. Seri Pelita VI 100,- th 1994 3 buah
15. Seri Pelita IV Wajib Belajar 140,- th 1985 3 buah
16. Seri Pelita IV Perajin Ukir 140,- th 1987 4 buah
17. Anoa 150,- th 1995 sebanyak 8 buah
18. Seri Pelita V Perhubungan Darat Indonesia Timur 150,- th 1992
19. Keselamatan dan Kesehatan Kerja 200,- th 1990
20. Seri Pelita V Komputer 200,- th 1991
21. Visit Indonesia Year 200,- th 1991
22. International Society of Sugarcane Technologists XIX Congress Jakarta 300,- th 1986 sebanyak 2 buah
23. Pakaian pengantin Kalimantan Selatan 300,- th 1991
24. Seri Pelita V Alih Teknologi 300,- th 1992 sebanyak 2 buah
25. Seri Pelita V Veteran Pembangunan 300,- th 1993
26. Berbagai seri karangan bunga diantaranya 300,- th 1996 sebanyak 3 buah; 1000,- th 2001 sebanyak 4 buah; 2000,- th 2001 sebanyak 2 buah; dan 4000,- th 2001
27. Seri Pelita IV Peningkatan Produksi Semen 350,- th 1985 2 buah
28. Tari Barong 350,- th 1986
29. Seri Pelita IV Peternakan 350,- th 1987 2 buah
30. Seri Pelita IV Swasembada Pangan 500,- th 1996 3 buah
31.Β  Asian Pacific Postal Training Centre 1970-1990 500,- th 1990
32. Itik alis 500,- th 1998
33. Istana Bogor APEC 700,- th 1994
34. Seri Pelita VI Gemar Berkirim Surat 700,- th 1995
35. Sang Merah Putih 700,-
36. WHO Kesejahteraan Ibu 700,- th 1998
37. Arung Samudera 700,- th 1995
38. Trutu Coklat 1000,- th 1998
39. 23rd International Physics Olympiad 1000,- th 2002
40. Belimbing manis 1500,- th 2002
41. Tridaena gigas 2000,- th 2002
42. Gemarikan 2000,- th 2011
43. FIFA World Cup Indonesian 2500,-
44. Hemat Energi 2500,- 5 buah
45. Seri Tahun Naga 2500,- th 2012
46. Boha wasur 4000,- th 1998

Itu baru koleksi yang seri Indonesia. Koleksi seri internasionalku diantaranya ada satu perangko Filipina, satu Hongkong, satu Australia, satu Nederland, Helgoland-Deutsche, Wallfahrtskopelle Altotâtting-Deutsche, dua perangko Perçue yang berbeda, 3 perangko asal USA yang berbeda, 2 perangko Canada, dan 1 perangko Brunei Darussalam.

Yah total ada lebih dari 50 perangko Indonesia yang ku kumpulkan dan 14 perangko luar negeri dalam koleksi. Banyak juga ya. Padahal ini gak niat juga ngumpulinnya. Beberapa perangko adalah hasil hibah dari masku, ada juga dari eyang kakung, dan beberapa perangko adalah hasil gresek alias mungut dari amplop-amplop lama hasil korespondensi bapak dengan kolega lamanya yang masih ada di rumah. Asik kan?

image

My stamps! Indonesia dan beberapa koleksi perangko luar negeri~

My other collections are money.
Yup! Aku seneng ngoleksi uang dari dulu. Kertas oke, koin hayuk. Mulai dari mata uang rupiah entah jaman kapan, sampai mata uang asing. Sejauh ini untuk rupiah aku udah punya beberapa uang dari tahun 1964 dan beberapa lagi dari tahun yang lebih muda. Untuk mata uang asing, aku punya uang koin Singapore dan beberapa koin China serta beberapa lembar Yuan-nya China.

image

Sementara ini dulu deh yang dipamerin :3

Well, I have some qualifications
Ada beberapa aturan mendasar dalam hobiku ini. Aturan utamanya adalah NGGAK BOLEH BELI.
Yap. Jadi, semua perangko dan uang yang aku koleksi ini nggak ada yang hasil beli. Aku mengumpulkannya secara gratis. Literally mengumpulkan. Atau kalau beruntung dapat hibah dari orang-orang yang sudah lelah menyimpannya. Bahkan, beberapa mata uang yang kukoleksi hampir semua hasil pemberian. Beberapa mata uang rupiah adalah mahar nikahannya ibu dan bapakku dulu, beberapa mata uang asing adalah oleh-oleh dari saudara-saudaraku yang menari hingga berkeliling dunia. Asik kan?

One more rule. Special for the stamps. Aku hanya koleksi perangko-perangko bekas pakai, perangko yang sudah ada cap posnya. Perangko-perangko yang sudah membantu surat dan informasi di dalamnya melayang dari satu tempat ke tempat lainnya. Perangko yang benar-benar telah berjasa.

Beberapa ‘aturan’ dan ‘kualifikasi’ itu bukan tanpa alasan. Aku ingin menjadikan hobi sampinganku ini sebagai hobi yang tak membebani, tapi memberikanku pengalaman baru. Aku tak ingin dengan mudah mendapatkan sesuatu dengan cara membelinya. Aku menginginkan interaksi yang lebih menyenangkan, seperti barter misalnya. Atau hibah seperti yang selama ini kudapatkan. Meskipun aku mendapat hibah dari eyang dan saudara, aku mendapatkannya tidak dengan mudah. Aku harus membujuk eyangku dan meminta bapak (dulu) membantuku membujuk eyang memberikan semuanya padaku. Bayangkan, aku yang masih SD belajar persuasi dan negosiasi! Hehe. Dari kakak sepupuku pun tak semudah itu. Perlu waktu untuk meyakinkannya dan membujuknya agar aku bisa mendapatkan koleksi itu…

Jangan bilang pula gresek amplop lama tak berguna! Dari sanalah aku mendapati kolega lama keluargaku, mempelajari surat-surat mereka, membacanya, mendapatkan gambaran mengenai kehidupan di masa sebelum aku lahir. Hal ini berujung pada bertambahnya insight tentang how people life before smartphone being so massively-used nowadays. Dan aku benar-benar menyukainya.

Last but not least
This is me.
Yap. Aku memang old-fashioned, ancient, classic, traditional, dan berbagai hal lain yang mungkin lebih tepat dikatakan kuno dan aneh karena aku tertarik dengan hal-hal yang lawas.
But, why not?
Ini lah aku…
Dan aku juga ingin menitipkan sedikit pesan sponsor disini…

Kalau ada teman-teman yang tertarik untuk barter dengan beberapa koleksi perangkoku yang jumlahnya ada lebih dari satu, please don’t hesitate to contact me.
Please send me e-mail on erwita.hutami@yahoo.com or via social media, LINE with adding my ID: erwitahutami πŸ™‚

image

Beberapa koleksi perangko yg jumlahnya lebih dari satu dan bersedia dibarterkan ^^

Terima kasih! πŸ˜€

Iklan

2 thoughts on “The Philatelist and Money Collector

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s