0

GOT7 – Just Right: Lagu yang Bikin Bahagia

Annyeonghaseyo!
안녕하세요!

Setelah lama nggak posting Korea-Korea-an, akhirnya hari ini mau posting lagi. Jadi ceritanya selama ini aku cuma jadi penikmat.
EXO comeback terus release beberapa lagu baru, nikmatin…
BTS comeback, nikmatin…
SHINee comeback, nikmatin…
Girls Generation comeback, nikmatin…
Big Bang release lagu baru, nikmatin…
Super Junior comeback, nikmatin…
Seventeen debut, nikmatin…
Sampai akhirnya pada GOT7… Nikmatin… Nikmatin… Kemudian ketagihan.

image

Just Right!

Udah agak lama sih GOT7 comeback dengan lagu Just Right-nya itu. Cuma baru kesampaian sekarang aja ngomentarinnya. Bagi yang belum liat mv-nya disarankan banget buat lihat disini soalnya aku mau rada spoiler ngebahasnya… Hehe.

Baca lebih lanjut

0

Loving or Being Loved?

I… of course… choose…

Loving 🙂

Mungkin ini adalah sebuah pertanyaan simpel yang dirasa bodoh. Namun, karena ada yang mempertanyakannya di ask.fm yah sebaiknya aku jawab di blog saja biar bisa lebih enak cerita-ceritanya…

Jadi ini alasanku, kenapa aku lebih memilih mencintai daripada dicintai…

Siapa sih yang gak suka dicintai? Disayangi? Dicintai, disayangi, berarti kamu diperhatikan. Kata orang, seorang perempuan akan lebih bisa ‘bertahan’ bila Ia bersama dengan orang yang mencintainya. Kata orang, seorang perempuan akan merasa lebih bahagia ketika Ia dicintai.

Entah kenapa… Aturan tersebut tidak berlaku bagiku…

Pernahkah kalian merasa bersalah?
Merasa berdosa karena ada orang yang teramat peduli padamu, teramat sayang padamu, bahkan mungkin mencintaimu… Tapi kamu tak bisa membalasnya sama sekali? Bahkan hanya sekedar untuk melegakan hatinya?

Aku pernah merasakannya dan itu sangat menyesakkan…
Seolah-olah aku sudah menyia-nyiakan sesuatu yang sangat berharga…
Sesuatu yang berharga yang diberikan untukku, namun aku bahkan tak bisa sekedar meliriknya karena hatiku tak merasa pas dengannya…

Inilah kenapa aku sedikit tak nyaman dengan konsep ‘being loved’
Aku lebih memilih mencintai…
Dengan mencintai, aku memiliki kekuatan, kekuatan untuk berjuang melewati hidup, sekeras apapun.
Dengan mencintai Ibuku, aku memiliki semangat dan kekuatan untuk terus belajar dan belajar serta membanggakan beliau…
Dengan mencintai Tuhan, aku memiliki kekuatan untuk terus mempercayai-Nya dan segala jalan yang Ia pilihkan untukku…
Dengan mencintai, aku menemukan alasan untuk terus berjuang dan berjuang meraih apa yang aku impikan demi hal yang aku cintai…
Dengan mencintai, aku memiliki harapan, harapan untuk terus hidup demi bertemu orang dan hal yang aku cintai…

Love gives you a power, and I do believe it…
Aku percaya, cinta memberikan kekuatan, meski cinta tak selalu berwujud hal-hal yang menyenangkan…
Dengan wujud kebahagiaan, mencintai berarti berharap, bersemangat, berusaha menampilkan diri yang terbaik demi yang tercinta…
Dengan wujud kesedihan, mencintai berarti belajar, berjuang, mencintai berarti mempelajari bagaimana menjadi seseorang yang lebih kuat, dan lebih kuat lagi…

Meskipun secara resmi aku sudah 3 tahun 3 bulan 3 hari menikmati kehidupan sebagai seorang ‘single’ namun hatiku selalu memiliki cinta dan aku selalu memilih untuk mencintai…
Aku mencintai Ibu dan keluargaku…
Aku mencintai Tuhanku dengan caraku…

Banyak orang yang bertanya-tanya, bagaimana bisa aku melewati waktu sekian lama sendirian?

Yah, sebenarnya, aku tak sendirian…
Aku selalu memiliki hal-hal yang kucintai, yang membantuku melewati kesendirian…
Aku yang mencintai dunia akademik sekaligus non-akademik masa SMA dengan segala kegiatan dan perlombaan, relasi pertemanan, dan mata pelajaran…
Aku yang mencintai Kpop dan segala pernak-pernik Dunia Per-Korea-an yang selalu menjadi pembangkit semangatku, penyuntik perjuanganku melewati hari yang sepi…
Aku yang mencintai EDM yang selalu menjadi teman dalam kesendirian…
Aku yang mencintai dunia tulis menulis yang menjadi saranaku bercerita tentang kehidupanku yang tak ada habisnya…
Aku yang mencintai dunia tari tradisional yang kadang menjadi mediaku untuk menekan emosiku dan terkadang menjadikanku merasa lebih anggun dari biasanya…

Dan sekarang…
Aku yang-kurasa-mencintai seseorang…
Aku tak peduli ia menganggapku apa…
Aku tak peduli ia tahu atau tidak tentang perasaanku…
Aku tak peduli selama ini apa yang ia pikirkan tentangku saat aku dan dia bercengkerama bersama…
Aku hanya butuh hatiku untuk setidaknya menyukai seseorang…
Agar aku memiliki kekuatan, harapan, dan semangat untuk menjalani kehidupan…
Agar jika seburuk-buruknya aku dan dia memang bukan jatahnya bersama, aku mampu kembali belajar untuk merelakan dan menempa diri menjadi lebih kuat dan lebih kuat lagi…

That’s why I choose loving than being loved…

2

The Philatelist and Money Collector

Selamat apa-saja dan selamat kapan-saja!

Tulisan ini adalah versi lengkap salah satu answer di akun media sosial ask.fm milikku. Ada seseorang yang bertanya tentang hobi lainku selain menari. Dan kujawab: FILATELI serta mengumpulkan uang baik mata uang Indonesia jaman baheula sampai agak baru atau mata uang asing.

This secret hobby began when I was in Elementary School.
Yep. Pas aku masih SD, masih ingusan pake seragam putih-merah, eh berani-beraninya gaya sok jadi filatelis. Akhirnya, hobi ini bener-bener cuma jadi secret hobby *tentunya sebelum aku publish di posting ini* yang terlantar dan terabaikan serta terlupakan.

Baca lebih lanjut