[Review Musik] Taylor Swift – Shake It Off: Empowering People dengan Lirik Lagu

Taylor-Swift-Shake-It-OffJudul lagu: Shake It Off | Penyanyi: Taylor Swift | Album: 1989 (2014) | Penulis lagu: Martin, Tony / Nesler, Mark | Produser: Max Martin dan Shellback

 

“Cause the players gonna play, play, play, play, play
And the haters gonna hate, hate, hate, hate, hate
Baby, I’m just gonna shake, shake, shake, shake, shake
I shake it off, I shake it off
Heartbreakers gonna break, break, break, break, break
And the fakers gonna fake, fake, fake, fake, fake
Baby, I’m just gonna shake, shake, shake, shake, shake
I shake it off, I shake it off”

            Taylor Swift kembali berbicara lewat musiknya yang kini bertajuk Shake It Off. Lewat lagu ini, Taylor Swift ingin menyampaikan tentang bagaimana Ia menyikapi haters. Baginya, komentar negatif tentang Taylor Swift yang hanya bisa menyanyi dan tak bisa menari—karena mayoritas penyanyi sekarang bisa juga menari—Ia jawab dengan single terbarunya ini.

            Shake It Off memunculkan konsep video klip yang sangat mendukung lirik lagunya yang mengajak orang-orang untuk tak perlu menanggapi terlalu serius komentar negatif yang tak berdasar. Sesuai kritikan pada dirinya yang dianggap tak bisa menari, Taylor Swift menampilkan video klip dimana Ia menari bersama penari-penari profesional lainnya—balerina, break dancer, dan sebagainya, meski Ia menari dengan caranya sendiri.

            Sesuai dengan penggalan lirik dalam lagu Shake It Off yang berada di awal review ini, haters gonna hate, para pembenci akan terus membenci. Baby, I’m just gonna shake, shake it off—aku akan terus menggoyang, bergoyang. Disini kita bisa melihat dua arti, dari makna shake yang ditawarkan Taylor Swift.

            Artian pertama secara denotatif yaitu shake yang berarti benar-benar bergoyang, menggerakkan badan. Meski dicela sebagian netizen sebagai penyanyi yang tak bisa menari, Taylor Swift seolah ingin membuktikan bahwa Ia bisa menari dengan caranya sendiri. Tak perlu seindah dan seprofesional para penari lainnya, karena memang profesinya adalah seorang penyanyi bukan seorang penari.

            Artian kedua secara konotatif yaitu shake yang dimaksudkan menggoyang dunia dengan ketenangannya menghadapi haters. Taylor Swift memilih untuk tidak ambil pusing, dan tetap menunjukkan eksistensi dirinya lewat lagu-lagunya. Ia memilih untuk berkarya dan membuktikan pada dunia, pada para haters yang terus-terusan mencelanya bahwa Ia mampu menjadi semakin sukses meski banyak komentar negatif tentang dirinya.

            Meski begitu, tak sedikit pula Swifties—fans Taylor Swift—yang sedikit kecewa dengan penampilan baru Taylor Swift dengan Shake It Off yang bergenre uptempo pop. Taylor Swift dirasa kehilangan labelnya sebagai solois country wanita terbaik. Sehingga, meski bisa dibilang cukup merajai di berbagai chart, dalam Billboard selama beberapa minggu Taylor Swift dengan Shake It Off-nya hanya bisa bertahan di peringkat 2, dikalahkan oleh penyanyi pendatang baru, Meghan Trainor dengan All About That Bass.

            Bila dibandingkan, Taylor Swift dan Meghan Trainor sebenarnya memiliki tema lagu yang hampir sama yaitu empowering people, sama-sama mengajak pendengar menjadi dirinya sendiri dan tak memusingkan komentar orang lain. Perbedaannya hanya pada titik berat dari tiap lagu itu sendiri.

            Jika Taylor Swift mengajak pendengar untuk terus berkarya dan mengabaikan komentar negatif yang tidak membangun, Meghan Trainor memilih untuk fokus pada empowering perempuan agar percaya diri dan tak malu pada penampilannya. Seperti pada liriknya I see the magazine workin’ that Photoshop. We know that shit ain’t real. C’mon now, make it stop. If you got beauty building, just raise ’em up. Cause every inch of you is perfect. From the bottom to the top. Meghan ingin membantah persepsi bahwa cantik adalah tinggi, langsing dan berkulit putih. Baginya, big is beautiful dan kecantikan ideal seperti yang terpampang di majalah adalah hal yang palsu.

            Selain itu, Meghan Trainor menyampaikan pesan lewat lagunya dengan cara yang berbeda. Jika Taylor Swift mulai berani dressed up dengan seksi dan sedikit lebih vulgar bila dibandingkan video-video sebelum Shake It Off, Meghan justru hadir dengan pakaian yang tidak vulgar. Ia justru nampak percaya diri dengan rok bergaya 50-an dengan warna mencolok dan flower crown cantik di video klipnya. Hal ini menjadi sesuatu yang sangat anti-mainstream di tengah jagad hiburan Amerika yang terkenal menjual sensualitas. Sehingga, Meghan Trainor justru lebih menarik perhatian khalayak dibandingkan Taylor Swift yang notabene sudah memiliki basis fanbase yang sangat besar.

            Meski begitu, terlepas dari pro-kontra yang terdapat pada Shake It Off, Taylor Swift—sekali lagi—patut diacungi dua jempol atas single terbarunya yang bisa memotivasi orang-orang untuk tetap percaya dengan jalurnya apapun komentar miring orang lain di sekelilingnya. Selain itu, kita tetap harus mengapresiasi metamorfosa penyanyi country ini sebagai penyanyi pop, karena bagi Taylor Swift, Shake It Off adalah ungkapan jati dirinya yang sebenarnya—seorang Taylor Swift yang unik dan sangat berwarna.

            Shake It Off. Salah satu lagu yang sangat direkomendasikan bagi para swifties sejati dan orang-orang yang merasa lelah dengan banyaknya komentar tak sedap dan kritik tak membangun di sekitarnya. Lagi-lagi, terlepas dari semua pro-kontra yang ada, bila saya diharuskan memberikan penilaian lagu ini mendapat 8,5 dari 10 bintang.

Sumber:

http://www.billboard.com/charts/hot-100 diakses pada Rabu, 24 September 2014 pukul 08:58

http://www.metrolyrics.com/shake-it-off-lyrics-taylor-swift.html diakses pada Rabu, 24 September 2014 pukul 09:00

https://www.youtube.com/watch?v=nfWlot6h_JM diakses pada Rabu, 24 September 2014 pukul 09:01

http://musik.kapanlagi.com/berita/album-taylor-swift-1989-berpontensi-bikin-fans-kecewa-ea08a8.html diakses pada Rabu, 24 September 2014 pukul 09:32

https://www.youtube.com/watch?v=7PCkvCPvDXk diakses pada Rabu, 24 September 2014 pukul 09:49

http://www.azlyrics.com/lyrics/meghantrainor/allaboutthatbass.html diakses pada Rabu, 24 September 2014 pukul 09:50

http://musik.kapanlagi.com/resensi/chill-out/all-about-that-bass-hantaman-bokong-ala-meghan-trainor-8bd992.html diakses pada Rabu, 24 September 2014 pukul 09:53

http://musik.kapanlagi.com/berita/shake-it-off-ungkapan-jati-diri-taylor-swift-yang-sebenarnya-cfd2ad.html diakses pada Rabu, 24 September 2014 pukul 10:13

Iklan

2 thoughts on “[Review Musik] Taylor Swift – Shake It Off: Empowering People dengan Lirik Lagu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s