December Wish?

                Nggak kerasa kita udah ada di penghujung tahun.

                Itu adalah satu pikiran yang langsung melintas ketika aku online di hari Senin kemarin dan melihat berbagai tweet dengan tagar #DecemberWish bersliweran di linimasa. Gila. Udah akhir tahun aja. Setahunan ini aku ngapain aja coba?

                Sebelum ngomongin berbagai  harapan di bulan Desember yang tinggal 27 hari lagi ini, ada baiknya flashback dulu deh ya setahun kemarin ngapain aja. Sekalian buat refleksi dan introspeksi diri gitu deh ceritanya *tsah* haha.

                  Januari. Masa-masa SMA yang berada di titik penghabisan karena bakal menghadapi Ujian Nasional. Masa-masa dimana temen-temenku mati-matian belajar, gila-gilaan les, dan aku malah vacation ke desa Karangasem, Bali. Nggak murni vacation ding. Lebih tepatnya menghadiri pernikahan kakak sepupuku di Bali bersama keluarga besarku yang lain… sekalian main.

                Februari udah mulai masuk efektif dan dijejali ujian-ujian praktek. Semua guru berlomba-lomba menyelesaikan ujian prakteknya sedini mungkin. Semua murid cepet-cepetan kelar ujian praktek, dan saling berkompetisi dengan murid lainnya. Termasuk aku. Sampai-sampai lupa sama yang namanya 14 Februari 2014. Hari apaan sih? Gatau lupa. HA HA HA. Eh tapi jangan salah, bulan Februari ini justru saat dimana postingan blogku super bermutu. Knowledge, review, idol profile. Bermutu kan?

                Maret. Aku dan anak-anak kelas 12 pada umumnya masih sibuk latihan ujian. Tapi di bulan itu, aku benar-benar menyadari bahwa kebersamaan kami nggak lama lagi. Aku mulai sok melllow bikin postingan di blog tentang anak-anak kelasku, PALU alias IPA TELU. Dan di saat lainnya bener-bener fokus ujian, aku malah kepikiran cinta-cintaan. Tai. Hahaha. Kober (-sempat,red) banget yo? Tapi beneran deh, kalau nggak ada dia saat itu Kimia-ku remuk, semangatku hancur, Fisika-ku lebur. Gimana dong?

                April. D-day. UJIAN NASIONAL. Dan aku merasa masih bego banget. UN SMA itu beda banget sama UASBN SD atau UN SMP dimana semua materi rasanya udah ada di kepala dan tinggal dikeluarin gitu aja dengan mudahnya. UN SMA aku merasa kopong. Nol. Zero. Banget. Ketika tiba di hari-H UN, jreeng jreeng. Soalnya susah. Berstandar INTERNASIONAL. Makasih ya Bapak M Nuh, angkatanku selalu jadi kelinci percobaan. Tapi, inna ma al usri yusra. Di balik kesukaran ada kemudahan. Di balik kegalauan ada kebahagiaan. Yap. Aku dan beberapa teman sekelasku yang mendeklarasikan diri sebagai Keluarga Cemara Cemani Cemungud (?) vacation bersama ke Temanggung, Dieng dan sekitarnya. Asik to?

                Mei. Sebuah bulan penuh kebahagiaan. Alhamdulillah. Dua deg-degan after ujian akhirnya terjawab sudah. Nilai UN jauh dari bayangan. Dimana ketika mengerjakan Kimia aku merasa fail karena ada 3 halaman dengan total sekitar 12 soal yang sama sekali aku gatau itu soal ngomongin apaan, ternyata nilaiku lumayan bagus. Alhamdulillah banget lah intinya. Begitupun dengan pengumuman SNMPTN Undangan yang membahagiakan. Waktu itu lagi nonton Hafalan Shalat Delisha di TV pas scene tsunami terus pas buka web liat warna ijo tulisannya diterima di Ilmu Komunikasi UGM. Aku nangis pas itu. Entah gara-gara film Hafalan Shalat Delisha apa gara-gara diterima. Pokoknya di rumah pas itu cuma ada adikku, mas Fendi sama mas Hardo. Dan aku dikatain lebay soalnya aku nangis.

                Juni. The special month in a year. Kenapa? Soalnya aku ulang tahun. Hehe. Gatau kenapa harusnya aku sedih karena umurku berkurang. Tapi, aku justru berbahagia tuh. Bagiku ulang tahun berarti aku semakin dekat dengan tujuan hidupku, dengan akhir hidupku. Ulang tahun Juni kemarin ya biasa aja gitu, ya gitu-gitu aja gitu. Ga ada surprise pagi hari. Iya. Wong gapunya pacar #ups #abaikan Eh tapi bulan Juni ini aku udah ketemu sama sekitar 30 makhluk bakal Compilation lho. TOEFL dan AcEPT bareng mereka. Dateng ke FISIPOL pertama kalinya sama mereka juga. Liat mas *sensor* buat pertama kalinya juga di kampus. Sama liat komdis-komdis cantik dan ganteng buat pertama kalinya. Ah asik banget lah. Haha.

                Juli. Jaman-jaman selo. The real selo. Sama jaman-jamannya PEMILU lagi hot. Aku sok-sokan menjadi komentator di setiap debat capres meski cuma komentar di depan Ibuku sih haha. Aku juga sok-sokan lagi bikin posting di blog tentang asas PEMILU yang (katanya) LUBER JURDIL itu. Oh iya sampe hampir kelupaan. Bulan Juli itu bulan Ramadhan dan di akhir bulan Juli bertepatan dengan Idul Fitri alias Lebaran. Sedih sih gabisa shalat ied karena lagi dilarang shalat sama yang memerintahkan shalat.

                Agustus. Seneng lah ini intinya. Awal bulan aja udah diajakin liburan sama keluarga besar ke Kaliurang. Nginep di villa, Lava Tour, mendaki bukit Pronojiwo. Gratis meneh. Aku gaperlu keluar duit sendiri udah bisa menikmati macem-macem. Haha. Emang paling bahagia itu main sama keluarga. Terus abis itu mulai sibuk PPSMB alias Ospek. Diawali dengan gathering Komunikasi 2014, PPSMB Palapa, PPSMB Society FISIPOL, PPSMB Crevolution Komunikasi, terus softskill PPSMB Palapa, ditutup inagurasi PPSMB Palapa membentuk Garuda Pancasila dengan latar belakang Sang Saka Merah Putih di lapangan GSP. Kurang sangar apa sih UGM? *sombong yoben*

                September. Akhirnya. Resmi. Jadi mahasiswi. Komunikasi UGM. Iya. UGM. Iya beb. Iya. *maafkan kata sisipan beb atau ndes yang kadang tak sengaja tersisip, ini semua berkat Komunikasi iya berkat Komunikasi* Mulai menjalani kuliah. Diajar Mas Dodi yang kadang digantiin Mbak Lisa, Mas Nunung yang cuma masuk sebulan dan diterusin Mbak Ipeh, Mas Wid iya Mas Wid, Bang Abrar sang DPA yang kini tengah membimbing saya menuju jalan yang benar, Bu Frincess, Cak Budhy, trio dosen PenA mbak Lisa mbak Mutia mbak Ipeh, Mbak Ian dan Mbak Dina dengan semangat softskillnya, Bu Lailiy yang kadang suka sensi sama anak Komunikasi, dan Pak-Agama-Ga-Tau-Namanya yang baik hati.

                Oktober. Mulai lelah dengan yang dinamakan Gece. Gece bisa dibilang sejenis dengan makrabnya anak Komunikasi yang sangat melelahkan. Tapi, effect dari Gece luar biasa. Sangat mendekatkan angkatan baru dengan angkatan yang lebih lama. Lelah luar biasa, namun bikin bahagia luar biasa. Abis Gece? UTS laah. Sebuah trial error yang bener-bener muk remuk. Remuk redam. Hancur berkeping. Bak remah-remah rempeyek.

                November. Mulai berkegiatan dan aktif di UKM. Ikutan magang Komako. Kuliah dan nugas. Berkegiatan lagi. Sok asik banget lah intinya bulan November itu. Terus aku di bulan November adalah aku yang lelah menjomblo eh maksudku lelah menyingle. Tapi tetep aja calonnya belom ada. Eh hampir ada ding. Tapi masih samar-samar. Gatau ding. Ah bodo amat.

                Desember. Alias this month! Kali ini bukan aku yang bosen single. My momma yang lama-lama gakuat dengan ke-single-an-ku. Halah. Bulan ini bakal jadi bulan terpadat buatku. SNF. KNP. Lomba Tari dan Karawitan Swagayugama. Pentas Sekaten. Sampe-sampe aku resign jadi panitia lomba Reportase, Fotografi dan Selfie yang diadain Kaca gara2 waktunya bentrok sama salah satu event dimana aku jd panitia. Salah siapa tanggal mundur-mundur mele. Lo kira gue ngurusin satu event doang? Nay!

                So… Mau tau apa December Wish aku? Dua doang. Super simple. Pertama semoga urusanku di bulan ini lancar dan terselesaikan dengan sebaik-baiknya. Kedua apa yang kuharapkan di bulan ini bisa terlaksana. Udah itu jha. Simple to? Aamiin-in lah gaes. Iya. Amin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s