Latepost: Kedinginan dan Kepanasan di Kaliurang~

Yohooo! Erwita is back! ๐Ÿ˜€

Setelah luamaaaaaa banget hiatus, alhamdulillah saya kembali dengan membawa cerita perjalanan alias dolan yang kemungkinan bakal bikin iri. Hahaha *evil laugh* Alhamdulillah sudah kelarย PPSMB (biasa disebut ospek) yang tugasnya naujubileh banyaknya dan disela-sela berbagai jadwal yang menghimpit *sok sibuk amat ya :p* saya masih pengen bikin para readers iri.

20140802_090249

Heyho! Kita 4km dr puncak Merapi :3

Jadi, ceritanya sebulanan yang lalu tepatnyaย tanggal 1 – 2 Agustus 2014 saya dan keluarga besar saya yang pada jenuh dengan udara kota Yogyakarta yang mulai sumpek sama kendaraan plat non-AB memutuskan untuk jadi anak gunung. Kebetulan acara kali ini bertepatan dengan Idul Fitri sekaligus ulang tahun dua sepupu saya, Mbak Sari dan Mas Bagus (yang sebenernya sih ulang tahunnya masih lama tanggal 9 sama 12 Agustus)

Sore-sore gitu kita berangkat ke Kaliurang. FYI, kita nggak lewat Jalan Kaliurang lho~ Karena sudah bisa dipastikan dan di-fix-kan kalo lewat sana bisa-bisa nyampainya malem soalnya muacet cet cet cet. Akhirnya kita lewat jalur alternatif yaitu Jalan Monjali. Dan hasilnya? Macet juga. Ya meskipun nggak semacet kalo lewat Jalan Kaliurang yah~

Akhirnya setelah melewati pintu retribusi dan berhasil nggak bayar (karena budheku bilang punya villa padahal kita nginepnya di hostel punya teman budhe wkw) sampai juga di Youth Hostel Sri Pratala di Jalan Malangyudo 63 Kaliurang. Dan kalian harus tahu, hostelnya dekeeeet banget sama Tlogo Putri. Y E A H!

Berhubung waktu udah sore, udara udah semakin dingin. Hostel 6 kamar dengan dapur, kamar mandi dalam, ruang tamu dan TV itu udah berasa rumah sendiri. Perbekalan logistik dan berbagai macam barang udah diturunin dari 3 mobil dan kita bisa bersantai sambil nunggu salah satu sepupuku, Mas Moko yang masih syawalan di rumah temennya yang pemilik jeep untuk lava tour.

Begitu Mas Moko udah balik, langsung deh kita mulai acara pertama yaitu potong kue ulang tahun. Muehehehehe. Bayangkan. Keluarga besar, dengan anak yg berulang tahun berusia 24 masih pake acara potong kue :’) Wkw. I do love my family!

20140801_192159

Happy birthday mas and mbak! Kek koalisi merah-kuning #eh *nggak maksud unsur politik :v

Habis itu, kita makan-makan dengan menu Gudeg Yu Djum yang sengaja dipesan tadi siang. Makannya gudeg, minumnya teh anget. Yummy banget lah di saat hawa gunung mulai menusuk tulang. Setelah perut kenyang, acara bebas. Yang mau nonton Mahabarata dipersilakan, yang mau balapan mainย game 2048 diperbolehkan, mau ngapain aja bebas~~ Sampai akhirnya sekitar pukul 22.30 para sesepuh bersabda bahwa sudah waktunya untuk beristirahat.

Morning comes and the real adventure begin!

Sengaja banget kita nggak ngejar sunrise mengingat sudah banyak sesepuh di keluarga kami. Jadi pagi jam 6an kita sarapan cuma pake roti tawar dan ada juga yang beli pecel di pinggir jalan. Alhamdulillah, narsisnya juga enggak kelupaan ๐Ÿ™‚ Sekitar pukul 07.00 sudah ada 3ย jeep sewaan yang jemput di depan hostel. And… Show time!

20140802_082444

This is the jeep. Look how riweuh-nya kita :3 haha~ Ini stir kanan ya tapi~~

Dengan mobil jeep–yang uniknya beberapa dari jeep tersebut yang pakai stir kiri–kami melaju membelah Kaliurang yang dingin. Aku dan ke-4 sepupuku yang cuma berbekalย sunglasses,ย penutup kepala serta masker, diajakin mas yang nyopir (aku gatau namanya huhu) berkeliling. Mulanya sih jalannya lempeng-lempeng aja, sehingga angin yang berhembus lumayan kencang dan membuat rambut panjangku yang kuurai jadi kayak iklan shampoo *halah*

Namun, semuanya berubah secara perlahan. Tiba-tiba saja kami melewati jalan berbatu yang bikin mobil berguncang. Jalur yang kami lalui lama-lama jadi jalurย offroad dan hal ini membuatku sadar bahwa keputusan membayar sekitar Rp250.000,00 untuk menyewaย jeep kapasitas maksimal 5 orang bukan suatu kerugian yang teramat besar. Soalnya, selain jalannya yang ngeri, cukup banyak juga retribusi di sepanjang jalurย lava tour.

20140802_082839

Destinasi pertama kami adalah Museum Sisa Hartaku di Dusun Petung. Jadi, awalnya museum ini adalah rumah warga yang menjadi korban dari erupsi Merapi tahun 2010. Di sana dipajang tengkorak sapi dan hewan ternak yang menjadi korban erupsi tersebut, rumah yang 80% hancur, serta peralatan rumah tangga, alat musik, dan benda-benda lain yang hangus dan meleleh. Ngeri banget bro liatnya~ Nggak ngebayangin betapa dahsyatnya Erupsi Merapi 2010.

20140802_082909 20140802_083138 20140802_082936

 

DSC06669

 

Habis itu, kita melewati jalanan berbatu panjang dan tiada batas lagi untuk sampai di destinasi kedua, Bunkerย Dusun Kaliadem, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan. Bunker ini berada sekitar 4km dari puncak Merapi. Waktu Erupsi Merapi 2010, sempat ada 2 orang yang memilih berlindung di bunker daripada berlari turun gunung. Naas bagi mereka, dua orang tersebut justru terjebak di dalamnya dan tidak bisa keluar karena pintu tertimbun material muntahan gunung Merapi. Bahkan, saking panasnya material tersebut, bunker yang seharusnya melindungi justru menjadi oven bagi mereka. Menurut masnya yang nganter sih, saat itu diperkirakan suhunya mencapai sekitar 600 derajat celcius dan yah 2 relawan tersebut meninggal di dalam bunker.

20140802_090834 DSC06671 DSC06678

Usai melihat dalamย bunker dengan ngeri, aku pun memutuskan untuk naik sedikit. Waktu kami masih cukup banyak, sehingga kumanfaatkan untuk menikmati keindahan gunung Merapi yang bisa kulihat puncaknya dari sini. Amazing! Wonderful! Magnificent! Gunung yang biasanya kuamati dari kejauhan, kini aku menginjak lerengnya, lereng yang biasanya hanya kuamati dari dekat rumahku.

Setelah naik ke puncak gunung, waktunya turun gunung. Masih dengan jalananย offroad yang terkadang juga bercampur bau ternak sapi dan ayam yang pup-nya cetar membahana, kami menuju tempat terakhir yang disebut Batu Alien. Kenapa disebut begitu? Jadi disana ada sebongkah batu super besar yang kalo diamati berbentuk mirip wajah manusia. Mata dipertegas dengan lumut yang ada di batu itu, hidungnya terletak pada ujung batu yang cukup runcing, dan mulutnya juga dipertegas oleh retakan pada batu dan dibantu oleh goresan lumut yang apik. Maha besar Tuhan dengan segala ciptaan-Nya…

DSC06709

Well, this is batu alien

20140802_093600

Merapi has its own beauty ๐Ÿ™‚

20140802_094608

Uhuy! Witak and brothers :3 wakaka. Suka sama langit cerahnya ๐Ÿ™‚

Well, di kawasan Batu Alien ini pemandangannya gak kalah cantik. Pagi yang cerah membuat Gunung Merapi nampak makin gagah di angkasa. Selubung awan seputih kapas yang berarak di sekelilingnya mempercantik suasana. Sayang banget kalau dilewatin begitu aja tanpa sebuah foto sebagai kenang-kenangan.

Pulangnya, kami melewati Kali Gendol dan berhasil membelah Kali Kuning. Nampak kakak perempuanku bernostalgia dengan suasana Kali Kuning jaman dahulu. Sungai yang bersih dengan air jernih yang sangat indah, dan dulu sering dijadikan tempat piknik keluarga sampai arena bolos sekolah anak SMA atau sekedar main-mainnya mahasiswa, sekarang menjadi lautan pasir dan batu. Betapa hebatnya Tuhan yang mampu mengubah dunia dalam sekejap mata.

DSC06722

Kali Kuning, riwayatmu kini~

Lava Tour di Kaliurang yang memakan waktu sekitar 2 jam akhirnya usai sudah. Kami kembali ke hostel dengan senang, dan rambut kusut dan kaku kayak sapu ijuk. Yah, maklum aja deh, banyak abu vulkanik yang mengotori rambut. Selain itu, perut juga udah meronta minta diisi ulang. Setelah melalui perdebatan yang supeer panjaang, diputuskanlah kalau kita makan siang di tempatnya Mbah Carik. Itu lho yang jualan jadah tempe yang paling terkenal disana, dan kebetulan juga buka rumah makan. Dan aku punya satu cerita disana.

Jadi, waktu itu aku ke toilet dan sayangnya cuma ada 1 toilet disana. Aku yang awalnya cuma nemenin budheku jadi kebelet juga. Dan kemudian aku lihat pasangan suami-istri muda sama anaknya yang masih bayi. Adeknya lucu banget, makanya aku iseng ajakin ngobrol orang tuanya. Nanya-nanya adeknya berapa bulan, dan sebagainya. Eh tiba-tiba adaย conversationย macam gini:

Aku: “Berapa bulan mbak anaknya?”

Ibu muda: “10 bulan mbak…”

Aku: “Ooh 10 bulan hehe pas lucu-lucunya ini…”

Bapak muda: “Mbaknya udah nikah?”

Aku: “Haha belom lah mas saya aja masih mahasiswa baru”

*JLEBBBBBB* Sakitnya tuh disini….. Setua itu kah mukaku hiks ;_;

Setelah perutย full, anak-anak muda masih pengen jalan-jalan. Akhirnya aku, mbak Sari, mas Fendi, adekku-Erwan-, dan salah satu sepupuku Titis pergi ke Tlogo Putri. Jujur aja aku pernah kesini tapi itu mah udah lamaa banget jaman aku masih imut-imut. Sekarang, ketika sudah rada amit, pengen juga dong masuk lagi.

Setelah masuk, nggak tau kenapa kita pengen aja gitu nyoba naik ke Bukit Pronojiwo. Berbekal nekat dan perutย full tank serta rute pendakian yang udah jelas, kita sok-sokan lah naik. Dan tahu apa? Aku ngerasa salah kostum bro! Bayangin, aku cuma pake poloshirt, celana pensil non-jeans, sandal crocs, dan tas selempang, tapi bisa dihitung naik gunung dengan jalanan licin sekitar 4km buat mencapai gardu pandang di puncak Bukit Pronojiwo.

Sakit hatinya lagi adalah waktu kita setengah perjalanan, ada ibu-ibu paruh baya yang melihat kita kelelahan dan hanya berkata ‘Semangat adek-adek masih separuh jalan’ Oh man. Kuat banget si ibu :”) Tapi ini menjadi pemacu semangat kita buat terus mendaki #tsaah

Alhamdulillah perjuangan gak sia-sia. Pemandangannya luar biasa keren. Mountain always has its own beauty. Subhanallah. Meski dengan peluh becucuran, nafas ngos-ngosan, dan bentukan yang udah nggak karu-karuan, sayang banget kalo gak nyempatin diri buat foto.

Pulangnya ada kejadian lucu nih. Jadi, berhubung di pucuk gunung gak ada sinyal, dan baterai hapeku sudah wassalam, jadilah kelima hape kita disfungsi. Terus pas lagi asyik turun dengan cara perosotan, tiba-tiba kita denger pengumuman macam ini:

“Pengumuman ditujukan kepada adik sari, adik wita, adik erwan, adik titis dan adik fendi sudah ditunggu ibunya di parkiran.”

PFT. Itu suara salah satu kakakku, dan kita berlima cuma bisa ngakak guling-guling. Hwahahaha. Seumur-umur baru sekali ini loh aku dipanggil lewat interkom di tempat rekreasi :”) Berasa anak TK ilang dari gandengan mamanya di supermarket aja :”) wkw :p

Yaah, itu lah flashback family travelling-ku sekitar sebulanan yang lalu. Ada yang mauย travelling lagi sama aku? :3

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s