Kriptografi? Apaan Sih?

Selamat Pagi, readers yang budiman ๐Ÿ™‚

Akhirnya, saya sudah resmi jadi pengacara alias pengangguran banyak acara. Kalo kata budhe saya sih sekarang saya udah jadi kayak semangka, glundhang-glundhung gak jelas. Hehehe. Tapi, nggak juga sih. Saya lebih suka disebut pengangguran banyak acara, biar kesannya nggak selo-selo amat gitu :p

Mari move on dari Ujian Nasional berstandar internasional PISA dan TIMSS. Mari lupakan sejenak, dan move on lah ke areal perkuliahan. Mungkin banyak dari readers yang budiman yang pengen melanjutkan di sekolah ikatan dinas. Kalo saya sih, karena menurut saya STIS dan STAN sudah terlalu mainstream #eh jadi saya lebih tertarik ke STSN (Sekolah Tinggi Sandi Negara).

Di sana ada jurusan Manajemen Persandian, dan Teknik Persandian (kalo ga salah) dengan 2 konsentrasi yaitu Teknik Rancang Bangun Sandi dan Teknik Kriptografi. Nah, mungkin banyak yang belum tahu tentang Kriptografi itu apaan, Wita mau kasih tau dikit setau Wita ๐Ÿ™‚

Ah iya mengenai pertama kali Wita kenal sama Kriptografi, itu adalah ketika baca novelnya pak Dan Brown yang The Da Vinci Code sama Digital Fortress. Di The Da Vinci Code, ada Sophie Neveu yang merupakan seorang kriptografer. Sementara, di Digital Fortress jelas itu menceritakan tentang NSA dan kriptografer-kriptografer kece di dalamnya, termasuk Susan Fletcher, sang kepala kriptografer. Jadi makin penasaran kriptografi itu apaan?

Menurut, wikipedia.com kriptografi adalah ilmu dan seni untuk menjaga kerahasiaan berita [bruce SchneierApplied Cryptography]. Selain pengertian tersebut terdapat pula pengertian ilmu yang mempelajari teknik-teknik matematika yang berhubungan dengan aspek keamanan informasi seperti kerahasiaan data, keabsahan data, integritas data, serta autentikasi data [A. Menezes, P. van Oorschot and S. Vanstone – Handbook of Applied Cryptography].

Kriptografi memiliki 4 tujuan dasar yang juga merupakan aspek keamanan informasi yaituย :

  • Kerahasiaan, adalah layanan yang digunakan untuk menjaga isi dari informasi dari siapapun kecuali yang memiliki otoritas atau kunci rahasia untuk membuka/mengupas informasi yang telah disandi.
  • Integritas data, adalah berhubungan dengan penjagaan dari perubahan data secara tidak sah. Untuk menjaga integritas data, sistem harus memiliki kemampuan untuk mendeteksi manipulasi data oleh pihak-pihak yang tidak berhak, antara lain penyisipan, penghapusan, dan pensubsitusian data lain kedalam data yang sebenarnya.
  • Autentikasi, adalah berhubungan dengan identifikasi/pengenalan, baik secara kesatuan sistem maupun informasi itu sendiri. Dua pihak yang saling berkomunikasi harus saling memperkenalkan diri. Informasi yang dikirimkan melalui kanal harus diautentikasi keaslian, isi datanya, waktu pengiriman, dan lain-lain.
  • Non-repudiasi, atau nirpenyangkalan adalah usaha untuk mencegah terjadinya penyangkalan terhadap pengiriman/terciptanya suatu informasi oleh yang mengirimkan/membuat.

Pada prinsipnya, kriptografi memiliki 4 komponen utama, yaitu:

  1. Plaintext, yaitu pesan yang dapat dibaca

  2. Ciphertext, yaitu pesan acak yang tidka dapat dibaca

  3. Key, yaitu kunci untuk melakukan teknik kriptografi

  4. Algorithm, yaitu metode untuk melakukan enkrispi dan dekripsi

Kemudian, proses yang akan dibahas dalam artikel ini meliputi 2 proses dasar pada Kriptografi yaitu:

  1. Enkripsi (Encryption)

  2. Dekripsi (Decryption)

dengan key yang digunakan sama untuk kedua proses diatas. Penggunakan key yang sama untuk kedua proses enkripsi dan dekripsi ini disebut juga dengan Secret Key, Shared Key atau Symetric Key Cryptosystems.

Mungkin kamu bertanya-tanya, makanan apa sih tuh enkripsi sama deskripsi? Okey. Jadi, enkripsi adalah proses menjadikan pesan yang dapat dibaca (plaintext) menjadi pesan acak yang tidak dapat dibaca (ciphertext). Berikut adalah contoh enkripsi yang digunakan oleh Julius Caesar, yaitu dengan mengganti masing-masing huruf dengan 3 huruf selanjutnya (disebut juga Additive/Substitution Cipher):

Plaintext Ciphertext
rumah xasgn
motor suzux
kompor qusvux
dstโ€ฆ

Sementara, deskripsi adalah kebalikannya enkripsi. Proses ini akan mengubah ciphertext menjadi plaintext dengan menggunakan algortima โ€˜pembalikโ€™ dan key yang sama. Contoh:

Ciphertext Plaintext
xasgn rumah
suzux motor
qusvux kompor
dstโ€ฆ

 

Contoh lebih jelasnya:

Data Asal = โ€œ RUMAH โ€œ

ย ย ย ย  Key = 7

Data Acak ?

criptography

Begitu lah kira-kira~ Oh iya, selain STSN, buat kamu yang pengen juga mempelajari hal ini tinggal masuk FMIPA jurusan Matematika aja… Tapi bukan di Pendidikan Matematika lho ya, di Matematika Murni.

Semoga bermanfaat ๐Ÿ˜‰

See you on the next posting! ๐Ÿ˜€

source:

1. http://id.wikipedia.org/wiki/Kriptografi

2. http://asalkena.blogspot.com/2012/11/pengertian-dan-contoh.html

Iklan

One thought on “Kriptografi? Apaan Sih?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s