A Crazy Little Thing Called Love: Kalau Jodoh Nggak Kemana~

Selamat menikmati senja, para pembaca 🙂

Yep. Setelah absen beberapa hari karena Ujian Sekolah dan rutinitas yang padat serta ini adalah Haminempat Ujian Nasional, akhirnya aku menyempatkan diri menulis (lagi) di blog ini. Anggap aja bonus kecil sebelum UN, atau yaah sekedar refreshing buatku. Berkaitan dengan sebuah film yang dari dulu aku seneng banget, dan nggak pernah bosen ngeliatnya meski diulang-ulang-ulang-ulang berkali-kali-kali-kali #halah #lebay Buat yang mau baca, pastikan kamu udah pernah nonton sebelumnya. Soalnya, ini spoiler sekaliii.. hehe :v Tapi yang belum liat juga nggak masalah sih, karena meskipun udah aku kasih spoiler tetep banyak adegan keren yang gak bisa aku ceritain secara detail~

LittleThingCalledLove04

A Thailand movie (again), named A Crazy Little Thing Called Love. Genrenya romantis semi-melodrama dan sedikit komedi, khasnya Thailand banget. Film yang berjudul asli: สิ่งเล็กเล็ก ที่เรียกว่า..รัก yang menurut wikipedia.com dibaca–> Sing leklek Tee reak wa… Rak ini dirilis pada tanggal 12 Agustus 2010 di Thailand. Film ini dibintangi oleh Mario Maurer yang berperan sebagai Khun Shone dan Pimchanok Luevisadpaibul sebagai Khun Nam.

Film ini mengisahkan tentang Khun Nam pada tahun pertamanya di M.1 (1 SMP) jatuh cinta pada seniornya di M.4 (1 SMA), Khun Shone. Dengan segala cara, Nam melakukan sesuatu agar bisa melihat, berbicara dengan Shone. Shone adalah pecinta hewan dan orang yang sangat peduli. Ayah Nam adalah asisten koki di New York, Paman Nam (Chang) datang ke rumah Nam untuk memberikan kabar, jika Nam atau adik Nam mendapat Peringkat 1, dia akan pergi ke Amerika. Nam sangat serius untuk bisa pergi ke Amerika karena dia sadar dia tidak mampu untuk mencapai peringkat 1.

Teman akrab Nam (Cheer, Gei, dan Nim) membantu Nam untuk bisa mendapatkan Shone, dengan cara memakai buku “9 Resep Cinta” dan “Cara Senior Menyukaimu”. Nam berkata bahwa buku itu tidak masuk akal dan memilih untuk belajar, tetapi diam-diam Nam melakukan apa yang dikatakan buku itu.

Saat siang yang terik, Nam, Cheer, Gei, dan Nim sedang mengantri untuk membeli segelas minuman, dan tiba-tiba dua orang pemain basket (Maew dan Ping) langsung datang dan menyelak dengan cara mendorong sehingga Nam, Cheer, Gei, dan Nim terjatuh. Shone yang melihat mereka dan langsung membeli empat gelas minuman untuk Nam, Cheer, Gei, dan Nim. Saat Shone sedang di gelanggang, tiba-tiba dua pemain basket tadi langsung memukul Shone. Kabar tersebut diketahui Nam setelah Gei dan Nim memberi tahunya. Mereka berempat langsung kembali ke gelanggang, dan menyadari Shone, Maew, dan Ping sudah pergi, dan Nam mengambil kancing yang terjatuh, yang dikira oleh Nam adalah milik Shone.

Setiap Nam ingin mendekati Shone, selalu ada seorang wanita (Faye) yang menyelanya.  Cheer, Gei, dan Nim bersusah payah untuk membuat Nam menjadi cantik untuk mengikuti kegiatan drama putri salju di sekolah. Nam terpilih menjadi peran utama dalam drama tersebut, seorang kakak kelas (Pin) terpilih untuk bagian merias. Dia merias Nam menjadi cantik, dan Shone mengatakan Nam terlihat sama saja. Saat latihan, murid yang menjadi peran sebagai Pangeran belum datang dan Guru In memilih Shone untuk menggantinya. Saat Shone ingin mencium Nam, Nam langsung berpikir bahwa itu bukanlah Shone lalu dia menepis dan jatuh dari tempat tidur, Shone langsung membantunya. Di belakang panggung Nam menemukan sebuah apel yang sudah sedikit digigit yang ia kira digigit oleh Koy (si pangeran gadungan di drama putri salju itu.. wkw).

Nam berevolusi menjadi gadis cantik dengan prestasi akademik yang lumayan ciamik. Ia terpilih menjadi mayor drum band karena kecantikannya. Teman akrab Shone, Top, pria terpopuler di sekolah menyukai Nam.

Saat Valentine tiba, Nam mendapatkan banyak hadiah dari banyak lelaki, tapi dia tidak menyukainya, karena dia menunggu hadiah dari Shone. Akhirnya Shone memberi bunga mawar putih yang menurut Shone merupakan pemberian dari temannya. Sampai di rumah, Nam menemukan surat yang mengharuskan Nam pergi ke lantai 3 pada jam 4 sore.

Nam mengikuti perintah itu, dan Shone menaiki tangga, menyusul Nam. Nam mengira surat itu pemberian dari Shone, yang ternyata surat itu dari Top, Top menyatakan cintanya pada Nam, dan menawarkannya menjadi pacar Top (di depan Shone lagi, sakit broo kayak luka dikasih jeruk nipis #eh). Nam bertanya kepada Shone tentang apa yang dilakukannya, Shone hanya berkata bahwa dia hanya ingin bertanya, apa yang dilakukan Nam di atas dan pergi.

Saat Cheer ulangtahun, Teman-teman Top termasuk Nam berkumpul. Ia pergi ke jembatan untuk mencari Shone. Tiba-tiba Top datang, mereka bertiga kembali dan tiba-tiba kaki Nam terkilir, Top dan Shone membantunya, Top menggendong Nam. Setelah sampai di rumah, Nam langsung pergi ke rumah Cheer untuk merayakan ulangtahunnya, namun Cheer dan teman-temannya sedang tidak ada di rumah. Cheer, Gei, dan Nim merasa Nam lebih sombong karena Nam sudah bisa mendekati Shone.

Ake (kakak kelas Nam, teman Shone, Top, dll) ulangtahun, Nam diajak oleh Top untuk menghadiri pesta tersebut. Top dan Shone bercerita masa lalunya, saat kelas 5 mereka mencintai gadis yang sama, namun karena itu persahabatannya mulai rapuh dan akhirnya mereka sepakat untuk tidak mencintai perempuan yang sama, Nam terkejut. Saat Top dan Shone berdansa, Top mengajak Nam untuk ikut, dan Top mencium Nam. Nam pulang bersama Top dan Nam mengatakan agar Top tidak pernah menjemputnya lagi dan Nam hanya mencintai 1 orang. Top menemui Shone, dan berkata pada Shone untuk jangan pernah pacaran dengan Nam, karena dia tidak mau sahabat karibnya pacaran dengan perempuan yang dia cintai.

Ayah Shone mengatakan Shone akan dipindahkan ke Bangkok dalam waktu dekat. Nam kembali bersama teman-temannya dan mengabarkan bahwa Nam mendapatkan peringkat 1, yang artinya Nam akan pergi ke Amerika. Kelulusan sudah tiba, Nam menyatakan cintanya pada Shone di dekat kolam renang. Terus kira-kira gimana ya reaksi, Shone??

Hmm… Gimana-gimana? Sinopsis di atas udah terkesan spoiler ya? haha. Makanya, aku save bagian terakhirnya, biar temen-temen yang mungkin belum nonton jadi tertarik buat nonton. Soalnya film ini bener-bener baguus… Aku juga nggak paham gimana si Nam yang tadinya jelek, cupu, nerd bisa jadi cantik, gaul, pinter abis… AKU JUGA NGGAK PAHAAAM!! #nggaksantai Dan menurutku metamorfosa yang terlalu cepat ini yang bikin filmnya rada aneh.

Tetapi, jujur, film ini begitu menyentuh. Bagus pake banget. Cocok buat kamu yang sedang patah semangat dalam mengejar cita dan cinta #halah #apasih. Film ini semacam menyadarkan pepatah lama yang terdengar klise, “kalau jodoh nggak kemana”. Meski udah terpisah jarak sejauh Amerika-Thailand, terpisah sekian tahun, kalau emang jodoh pasti kembali dipertemukan. Bagaimanapun caranya~

Disini, aku mau curhat dikit nih… Hehe. Kalo misal males, boleh di skip. Jujurnya aja beberapa bagian di film ini mirip banget sama ceritaku. Hehe. Bedanya no nerd, no famous. Cuma, beda kepribadian. Aku berusaha meng-upgrade diri demi memantaskan diri dengan seseorang. Dan berakhir ketika confession (meski nggak confess langsung kayak Nam), yang ternyata aku seperti mengalami scene kolam renang itu… Jleb? Iya. Ah seriously, tuh film 11-12 sama ceritaku… Hehe. Cuma, ceritaku belum tau juga endingnya. Apakah aku bakal dipertemukan lagi? Hmm.. Nggak tahu juga 🙂

Then, kalau aku dikasih angka 1-10, aku akan memberikan 9 untuk film ini 😀 Sangat memotivasi, sangat menyentuh, sangat menyadarkan kalau di dunia ini nggak ada yang nggak mungkin. Miracle does exist! Selain itu, pemainnya yang kece-kece juga jadi suplemen mata yang oke punya.

Masih punya alasan buat nggak nonton?

Metamorfosa Khun Nam~

Metamorfosa Khun Nam~

Buatku, ini scene paling nyeseek~~

Buatku, ini scene paling sedih dan nggemesin~~

Voila! this is it~ scene-kolam-renang-yang-sialnya-saya-merasakan-nyeseknya

Voila! this is it~ scene-kolam-renang-yang-sialnya-saya-merasakan-nyeseknya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s