Refreshing Penyembuh Galau ala Wita

Yang namanya habis putus pasti galau kan ya? Iya kan? Nah, dulu aku juga gitu! Rasanya tuh kayak masih nggak terima kalau kita udah ‘sendiri’. Masih berat buat ngakuin kalau udah nggak ada seseorang yang bisa menemani kemana pun kita pergi. Semua sudah tidak seperti dulu lagi, Negara api sudah menyerang! #apasih haha.

Udah capek nangis? Udah capek curhat? Kalau belum, puas-puasin dulu! Kuras air matamu sampai rasa-rasanya kamu nggak bisa nangis lagi! Setelah itu, baru ikuti petunjuk mujarab saya. Kalau aku sih, habis putus biasanya aku melakukan banyak hal sendiri. Tujuannya? Simpel. Buat ngingetin, ngeyakinin, dan nyadarin diri sendiri kalau udah single, udah sendiri, udah nggak punya pacar lagi!

Sekedar berbagi aja ya, dulu sehabis putus aku jalan-jalan sendiri. Naik bus, turun agak jauh dari tujuan, dan kemudian jalan kaki. Pasang headset dengan lagu-lagu kesayangan, dan terus berjalan. Waktu itu masih pagi banget, udaranya masih sejuk. Nikmat banget. Rasakan setiap sudut menyapamu perlahan. Rasakan kesendirianmu. Lihat pasangan-pasangan di sekelilingmu, lalu lihat dirimu.

Siksa dulu dirimu dengan pemandangan orang yang lagi pacaran. Amati mereka perlahan dengan segala kerepotan mereka. Harus saling tunggu lah, harus ini, harus itu. Amati, dan rasakan. Betapa bebasnya sendirian. Kamu bisa jalan kemana saja sesuai keinginanmu. Saat kamu ingin ke toko buku, kamu bisa kesana! Saat kamu ingin ke toko kaset, kamu bisa kesana! Ke bioskop? Bisa! Ke konter HP? Bisa! Hunting baju lucu-lucu? Bisa! Bahkan, ingin ke café mana pun bisa! Tak perlu persetujuan siapa-siapa. Karena apa? Karena kamu sendiri.

Selain itu, bisa coba alternatif lain yang bisa sekaligus olahraga dan itung-itung ngurusin badan. Hehe. Yap, lari pagi! Apalagi untuk kamu-kamu yang rumahnya deket lapangan atau pusat olahraga gitu, sempatkan buat lari pagi sendiri. Jangan lupa untuk pasang headset ya, teman! Kalau dulu biasa lari pagi sama pacar atau teman, berhubung ini dalam rangka menyadarkan diri bahwa sudah single, cobalah buat lari pagi sendirian! Biasanya kalau lari pagi ngajakin temen atau pacar, jadinya malah nggak jadi lari. Keasyikan ngobrol lah, saling tunggu lah. Rempong kan?

Atau kalau rumahmu jauh dari lapangan dan pusat olahraga, bisa juga sekalian gowes alias bersepeda. Gowes lah dari rumahmu hingga pusat olahraga itu. Sebagai teman sejati, pasang headset dan putar lagu. Khusus untuk gowes, tidak disarankan memutar lagu dengan volume besar. Cukup disetel pelan-pelan, dan pastikan kamu masih bisa mendengar suara klakson mobil atau motor. Cari juga jalan alternatif yang jarang dilalui orang. Rasakan hembusan angin. Tarik nafasmu perlahan, kemudian hembuskan sembari tersenyum. Jagalah senyum manis di wajahmu…

Believe it or not, ketika kamu sendiri, kamu akan semakin memahami kehidupan. Kamu akan semakin bersyukur atas apa yang kamu punya, meskipun statusnya kamu jomblo. Angin akan membisikkan sapaan manis yang menenangkan kepada mereka yang mencarinya dalam kesendirian. Kamu akan sadar bahwa single is not the end, but it’s the beginning! Ini adalah awal yang baru buatmu. Ini adalah waktu yang tepat untuk membuat resolusi baru dalam hidupmu!

“Dan ketika menyibukkan diri sebagai pelarian sudah terlalu melelahkan bagimu, lepaskan dirimu dan tenggelamlah dalam kesendirian yang menenangkan” – Erwita.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s