0

Refreshing Penyembuh Galau ala Wita

Yang namanya habis putus pasti galau kan ya? Iya kan? Nah, dulu aku juga gitu! Rasanya tuh kayak masih nggak terima kalau kita udah ‘sendiri’. Masih berat buat ngakuin kalau udah nggak ada seseorang yang bisa menemani kemana pun kita pergi. Semua sudah tidak seperti dulu lagi, Negara api sudah menyerang! #apasih haha.

Baca lebih lanjut

Iklan
0

The New Me

            Sepi. Aku sendiri. Rumahku sepi di senja ini, bahkan tak ada masku yang biasanya menjadi penunggu lantai dua. Kebetulan tak ada hujan yang turun membasahi pertiwi. Seperti biasa aku bergegas berlari ke lantai dua, melompati balkon sedikit dan sampailah aku di tempat favoritku tanpa ada yang mengganggu yaitu atap rumah. Aku merenungi lazuardi yang semakin jingga. Sayup terdengar, layung layung jo belek-belek aku belek o jothakanku. Ah, tidak ini hanya bayanganku saja, hanya teringat ucapan singkat pakdheku saat hamparan langit ini menghadirkan senja yang benar-benar jingga. Lagi, aku merenungi diriku. Aku berubah…

Baca lebih lanjut

2

Menari dan Menulis Itu…

Layaknya tiap orang, aku juga memiliki sesuatu hal yang menentramkan jiwaku. Mungkin banyak orang memilih kegiatan ini dan itu, mungkin ada yang suka bersepeda, mendengarkan lagu, menggambar, menyepi di suatu tempat, dan sejuta aktifitas lainnya. Mungkin sedikit berbeda dengan orang-orang lain, aku memilih menari dan menulis. Ke-na-pa?

Baca lebih lanjut

0

Aku Ingin Tersenyum!

Aku menghitung mundur segalanya. Tak terasa sudah beberapa minggu ini aku tak tersenyum. Sudah beberapa minggu ini aku hanya tersenyum untuk menutupi kekacauan hatiku. Apalagi ketika aku mengingat kejadian sebulan lalu denganmu… Rasanya itu semua hanya mimpi di siang hari! Bahkan aku tak yakin itu pernah terjadi… Akhir – akhir ini aku tak benar – benar tertawa saat seisi kelas tertawa. Aku tak benar – benar tersenyum saat teman – temanku menghibur. Bahkan, sebaliknya, saat itu juga hatiku menangis iri. Aku ingin tertawa selepas mereka!

Baca lebih lanjut