Thanks for IWALU :’)

            Kau tahu? Kau ini makhluk penuh kejutan! You’re unpredictable. Yeah… Kyou wa nichi-youbi desu.[1] Dan biasanya, di hari seperti ini aku merasa sangat sepi dan sangat nggak ada kerjaan. Entah mengapa, aku tak bernafsu menyelesaikan Bab 2 KIR-ku yang kukerjakan dengan menggebu – gebu di Bab 1 lalu. Tapi lumayan, sepucuk pesan singkatmu di pagi hari tadi membuatku mampu tersenyum…

            Siang tadi, hujan kembali mengguyur bumi. Bau tanah yang amat kurindukan kembali memanjakan inderaku. Meski dinginnya hujan menusuk tulangku, hatiku tetap hangat oleh pesan – pesan yang kau kirimkan untukku. Betapa itu sangat menjadi moodbooster-ku hari ini 🙂

            Hujan berhenti. Langit masih kelabu. Biasanya jam – jam segini, aku selalu naik ke lantai dua, duduk di pinggiran atap, dan menatap langit yang berubah menjadi jingga. Senja. Lazuardi tak pernah absen menitipkan guratan jingganya kepada pucuk – pucuk pepohonan yang membantu surya menggelincir ke peraduan. Namun, tidak untuk hari ini…

            Pun di waktu ini, aku menghadapi kebimbangan. Manakala kau bertanya “terus, aku ini apa buatmu?” Aku hanya menjawab “kamu mantanku” Dan agaknya membuatmu aneh, dan tak ayal membuatku aneh juga. Aku langsung merasa tak nyaman. Dan kukira kau pun tak nyaman. Suasanya tak mendukung, sama kelabunya dengan langit sore ini.

            Aku merasa pesimis dan mencerca diriku sendiri. Watashi wa baka desu![2] Aku berkata bahwa aku ini aneh, geje, labil, dan lain sebagainya. Aku cuma seorang cewek labil yang menyusahkan. Tiba – tiba datang satu pesanmu padaku “kl kamu cm mau pesimis, gausah ngomongan sama aku” Jleb. Dan aku langsung tertohok. Aku tahu, kau hanya berusaha membuatku tetap optimis. Aku tahu itu… Dan satu jawabanku hanyalah “maaf“

            Kau benar – benar mood booster, motivator, musuh, teman, alarm, reminder, dan lain – lain dalam satu paket! Setelah kata maaf yang kuucap, kau berkata “ya… sholat gih, aku mau mandi terus sholat.” Aku terenyuh. Kau masih mengingatkanku untuk sholat… Dan pesan terakhirmu sebelum kau mandi dan sholat membuatku bertanya – tanya “:) remember, iwalu”

            Wat is dat?[3] Iwalu? Sejuta pertanyaan menggantung begitu saja. Dan jawabnya hanya bisa kutemukan nanti, ketika dia membalas pesanku, tanda dia telah menyelesaikan tapa bratanya…

“Lagi apa kamu?”

“Penasaran sama smsmu tadi. Kamu?”

“Udah gausah penasaran 😉 habis ngisi gallon”

“Aah… Kasih tau laah… Aku penasaran nih u,u” rajukku, seperti yang biasa kulakukan padamu.

“Yaudah daripada km penasaran… Iwalu= I will always love you. Walaupun km gabisa jadi milikku”

Jantungku serasa hampir berhenti. Dadaku membuncah penuh haru yang mendesak. Aku tersenyum menatap ponselku. Mataku sedikit panas, seperti ada gerimis yang siap turun dari kedua mataku yang bulat. Dan tiba – tiba saja aku bicara tentang waktu yang berlalu terlalu cepat. Tentang kau yang tahun depan sudah menjadi mahasiswa sementara aku masih siswa. Aku membayangkan betapa kau dan aku akan sangat berbeda… Dan pesanmu mengenai itu, “emang ketemu di luar gabisa? emang dunia kita cm smvn aja?”

Aku tertohok (lagi) oleh kata – katamu. Aku bantah kata – katamu dengan satu kalimatku “Kamu pasti sibuk, nggak ada waktu buat aku…” Dan kau membantah “iya pasti aku bakal nyediain waktu buat kita kok ;)” Oke. Kau menang lagi, dan aku cukup tahu. Makhluk macam apa sih kau?

Yang jelas, aku berterimakasih atas iwalu-mu hari ini. Sangat sangat mampu membuatku tersenyum hari ini, sampai malam saat aku akan terbuai di alam mimpi. Dan sepertinya, aku butuh sifat santaimu, untuk mencairkan kebekuan di diriku…

Arigatou gozaimasu…[4] Oyasumi nasai, Radit-san…[5]

Catatan kecil dariku:

[1] Kyou wa nichi-youbi desu: Hari ini hari Minggu. (Jepang, red)

[2] Watashi wa baka desu!: Aku bodoh! (Jepang, red)

[3] Wat is dat?: Apa itu? (Belanda, red)

[4] Arigatou gozaimasu: Terima kasih… (Jepang, red)

[5] Oyasumi nasai, Radit-san: Selamat tidur, Radit (Jepang, red)

Iklan

One thought on “Thanks for IWALU :’)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s