Kyou wa… Special Day

            Ohayou gozaimasu, Radit-san! Kuharap, mentari pagi masih setia membangunkanmu… Hari ini, aku bangun lebih awal dari biasanya, dan jauh jauh lebih awal darimu. Kenapa? Karena, hari ini aku memakai kebaya dan sanggul untuk HUT Kota Yogyakarta, kota yang mempertemukan kau dan aku, kota dengan sejuta kenangan tentang kita…

            Hari ini pula aku bertugas menjadi MC di upacara kali ini. Upacara unik yang mengenakan pakaian adat Jawa dan berbahasa Jawa. Kau tahu? Jantungku berdegup lebih kencang. Aku takut penampilanku tak sebaik biasanya. Namun, kau tahu kan bahwa aku ini orang paling kepedean di seluruh smaven? Hehe. Jadi, aku hanya bisa memakai jurus kepedeanku itu…

            Dengan kebaya ungu, rok batik, dan wedges, aku berdiri membacakan acara dan membawa upacara ini terus berjalan dengan indah. Terkadang aku tersenyum geli sendiri mendengar aba – aba yang sudah di-bahasa Jawa-kan… Lucu namun unik. Apa kau juga merasa begitu?

            Jujur, aku sedikit kecewa melihatmu hanya mengenakan batik saja. Tapi, ah sudahlah! Bukan porsiku untuk marah atau apa… Bukan hakku juga untuk tidak terima… Aku hanya tersenyum hari ini, dan beberapa jepretan kamera juga memaksaku untuk tetap tersenyum. Namun, sebenarnya ada sesuatu hal yang membuatku tetap tersenyum hari ini.

            “Serius mau bareng aku? Kamu gapapa?” aku mengangguk pasti.

            “Nanti kalo pada digosipin?” tanyamu saat kita bertemu, seusai acara ini, setelah aku mengganti kebayaku dengan baju biasa dan celana jeans yang membuatku lebih leluasa.

            “Biarin ah. Ga urusan…” jawabku. Dan aku pun menyusul naik ke atas jok motormu. Tiba – tiba ingatan masa laluku berkelebat lagi. Ah, kau benar – benar…

            Aku hanya tersenyum dan tersenyum. Sudah enam bulan aku tak pernah duduk di jok belakang motormu. Sudah enam bulan aku tak sedekat ini denganmu. Sudah enam bulan aku tak pernah melihat punggungmu yang mengantarku ke suatu tempat. Tiba – tiba aku merindukan semuanya… Dan saat kau tersenyum jahil menggodaku, refleks aku mencubit pinggangmu—seperti dahulu. Ini cubitan pertamaku setelah enam bulan lalu kita saling terdiam dalam kehidupan masing – masing yang bungkam.

Radit-san… Arigatou gozaimashita!

Terimakasih untuk hari ini…

Terimakasih karena aku bisa melihat senyummu lagi…

Terimakasih karena aku bisa memutar segala kenangan manisku denganmu lagi…

Terimakasih, mas…

Maaf juga untuk batal belajar ke perpus kota :’)

Selamat belajar ekonomi, penjaskes, dan bahasa Jerman untukmu…

Dan selamat belajar fisika, sejarah, dan seni lukis untukku…

Semoga MID kita berhasil dengan lancar 🙂 Amin…

 

 

 

Iklan

2 thoughts on “Kyou wa… Special Day

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s