All Begins From Poem

Hello everyone!

Suatu malam… Aku membuka lemari kecil berisi buku – buku tulis lamaku. Dan aku menemukan buku tulis bersampul Sponge Bob dan Patrick yang bikin aku ksbb…

Bukan ksbb gara – gara cowok lho ya, guys! Tapi, ksbb gara – gara liat isi buku tulis itu… Yaitu puisi – puisiku jaman bahula alias jaman SD dulu yang udah pernah dimuat gituu… Jadi, dulu aku rajin banget bikin kliping puisiku yang dimuat… Dan inilah puisi pertama guee 😉

Guruku Pahlawanku

Oh guruku…

Engkaulah pahlawan diriku

Engkaulah pelita hatiku

Trima kasihku tlah kuucapkan

Oh guruku…

Kau dambaanku

Kau beri teladan

Kau sabar bagai bidadari

Hatimu tulus ikhlas

Mendidik kami agar pandai

Engkau pahlawan Negara

Biarpun tanpa tanda jasa

Erwita Danu Gondo Hutami

SD N Minggiran, Yogyakarta

Kompas, Minggu, 11 September 2005

Hal. 38

Itu adalah pertama kalinya puisiku dimuat di sebuah Koran nasional. Rasanya antara seneng, bangga, nggak percaya, tapi ini nyata…

Akhirnya, aku kembali berkarya meskipun selang satu tahun dimuatnya… Dan puisinya adalah seperti ini:

Gunung Merapi

Merapi…

Gunung gagah perkasa

Indah dan mempesona memukau mata

Gunung Merapi… dulu kau dikagumi

Kini karena akan meletus

Kau ditakuti dan dijauhi

Indah mempesona

Itulah Merapi, namun mengapa

Merapi ditutupi asap dank abut

Bagai malu memperlihatkan

Kegagahannya pada dunia

Erwita Danu Gondohutami

SDN Minggiran Yogyakarta

Koran “Kedaulatan Rakyat” hal. 15

Minggu Kliwon, 6 Agustus 2006

Kedua kalinya puisiku dimuat di sebuah Koran lokal. Puisiku itu dibikin kalo nggak salah kelas 4 atau 5 SD gitu… Hehe. Dan selanjutnya, puisiku dimuat lagi di Koran KR a.k.a Kedaulatan Rakyat, dan seperti inilah bentuk rupanya:

Surga

Ku yakin surga ada

Karena itu janji Tuhan yang mulia

Ku yakin surga pasti ada

Sebagai balasan orang bertakwa

Entah bagaimana surga itu

Hingga menjadi dambaan sejuta insan

Hanya satu yang kutahu

Surga itu balasan bagi yang beriman

Wahai semua kawanku

Jika kau ingin masuk surga

Berbuatlah kebaikan sebanyak – banyaknya

Jangan kau suka menghina

Atau kau bisa masuk neraka

Erwita Danu Gondohutami

SDN Minggiran Yogyakarta

Koran “Kedaulatan Rakyat” hal 18

Minggu Legi, 30 Desember 2007

Nah itu adalah puisi – puisiku di jaman bahula dulu :p

Inilah cikal bakal kecintaanku pada dunia tulis menulis, sampai detik ini 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s